Kultum

Kultum

Kultum

Rasulullah memberikan peringatan kepada kita dengan sabdanya “ Barangsiapa makin tambah ilmunya namun tidak bertambah hidayahnya, maka ia semakin bertambah jauh dari Allah SWT.” Bahkan Allah dengan tegas mengatakan bahwa yang disebut ulama hanyalah orang yang takut kepadaNya semata.” Innama Yakhsyallaha min ibaadihil ulamaa’.”

Setinggi apapun gelar akademik kita, Allah tidak melihatnya. Sekaya apapun harta kita, Allah tidak melihatnya. Allah melihat kita berdasarkan amal dan karya kita untuk ummat… dan keyakinan akan wujud Allah dalam hati kita… (y)

Seorang profesor yg atheis berbicara dlm sebuah kelas. Profesor: “Apakah Tuhan menciptakan segala yg ada?”. Para mahasiswa: “Betul, Dia pencipta segalanya.” Profesor: “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan jg menciptakan kejahatan.” (Semua terdiam, kesulitan menjawab hipotesis profesor itu). Tiba², suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.

 

Mahasiswa: “Prof, saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?”

Profesor: “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada.”

Mahasiswa: “Prof, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yg kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam, tidak bisa bereaksi pd suhu tsb. Kita menciptakan kata ‘dingin’ untuk mengungkapkan ketiadaan panas.

Selanjutnya, apakah gelap itu ada?”
Profesor: “Tentu saja ada!”

Mahasiswa “Anda salah, Prof! Gelap jg tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa megunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi, Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata ‘gelap’ dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi, apakah kejahatan itu ada?”
Profesor mulai bimbang, tp menjawab: “Tentu saja ada.”

Mahasiswa: “Sekali lagi anda salah, Prof! Kejahatan itu tidak ada. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Seperti dingin dan gelap, ‘kejahatan’ adalah kata yg dipakai manusia utk menggambarkan ketiadaan Tuhan dalam dirinya.
Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan dlm hati manusia.”

Profesor terpaku dan terdiam :p

MORAL STORY:
Dosa terjadi karena manusia lupa hadirkan Tuhan dalam hatinya..
Hadirkan Tuhan dalam hati pada setiap saat, maka akan selamat..
Itulah IMAN.. Dosa lahir saat IMAN tidak berada dalam hati..

Hati jauh dari IMAN karena kotor oleg ‘debu’ kemashiyatan yang kecil terulang sehingga menumpuk menjadi kerak yg susah dihapus/bersihkan.

Sumber dosa antara lain adalah lisan. Kita anggap remeh dampak yg ditimbulkan lisan, padahal ia adalah pintu bagi masuknya ‘debu’ yg akan mengotori hati kita. Lisan kita dikendalikan oleh akal fikiraan kita. Bila akal fikiran kita liar, maka lisan kita juga akan liar…

Mari kita jaga lisan untuk bicara yg baik-baik saja, jangan mengatakan sesuatu yang tidak memberikan manfaat bagi orang lain.

“Qul Khairan Aw Liyasmut”

Juga jangan mencemarkan nama baik orang yang kita sendiri belum tahu siapa sebenarnya orang itu…

Semoga ada hikmah dan manfaat bagi saya, anda dan kita semua…. amie… 19x

[inspirasi dari orang baik]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: