Supernova dalam Al-Qur’an

Supernova Dalam Al-Qur'an

Supernova Dalam Al-Qur’an

Foto Nova Centaury 2013: Saya potret tepat 3 tahun silam, empat hari selepas makhluk luar angkasa ini ditemukan. Piranti: EOS 60 Da, FishEye 8mm. ISO2000, f/0, Exp: 30′, F50mm. Nova adalah fenomena alam berupa ledakan sebuah Bintang. Nova hanya ledakan kecil namun bisa berulang karena materi Bintang masih aktif. Supernova adalah Nova yang dahsyat dan hanya sekali terjadi. Al-Qur’an menyebutnya  “هوى “.

Uraian Nova dengan sangat anggun disebut dalam sebuah surat makiyyah yang mengupas tuntas Mi’raj Rasulullaah SAW, yakni dalam surat An-Najm, surat ke-53 ayat pertama.

Allaah SWT berfirman:

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ

Demi bintang ketika terbenam.

Di hampir semua terjemahan, kita akan mendapati arti dari ayat ini adalah “Demi bintang ketika terbenam”. Arti ini sangat mungkin dipengaruhi adanya fenomena visual yg lebih dikenal dengan sebutan bintang jatuh. Bintang jatuh sejatinya adalah peristiwa “jatuh”nya meteor yang mengeluarkan cahaya karena efek gesekan saat memasuki atmosfer bumi. Tetapi itulah yang sering kita lihat dan karena hanya sesaat lalu menghilang, maka kita pahami ada bintang sedang terbenam.

Padahal, kata هوى menurut Kamus Al-Mutarjim, bukan berarti terbenam, tetapi berarti:

هَوَىيهْوِي = jatuh ke bawah, menetas



Andai pada ayat tersebut bintang dikatakan terbenam, mengapa tidak ada ayat yang menyatakan bintang terbit. Berbeda dengan penyebutan matahari, ada saatnya terbit dan ada saatnya terbenam. Dan istilah matahari terbenam  yang sering dipakai Al-Qur’an adalah gharabayaghrubu ( غرب – يغرب ). Sehingga tempat terbenam disebut almaghribu ( المغرب ). 

So, arti kata hawaa pada ayat 1 surat 53 adalah jatuh ke bawah dan menetas. Dua kata dapat kita padukan menjadi makna pecah alias meledak. Sehingga arti lengkap An-Najm 1 adalah :

Demi bintang ketika mengalami ledakan.

Ledakan sebuah bintang dalam astronomi disebut sebagai Nova. Bila ledakannya sekali dan sangat besar disebut Supernova.

Alhamdulillah ayat kauniyah QS.53:1 itu pernah saya saksikan 3 tahun lalu lewat bantuan kamera, yakni ledakan sebuah bintang di rasi Centaurus. Itulah Nova Cen 2013.

Nova Cen 2013 atau V1369 Cen (PNV J13544700-5909080) adalah Nova yang sangat terang di rasi Centaurus. Objek langit ini ditemukan pertama pada 2 Desember 2013 oleh seorang astronom amatir, John Seach di Australia dengan magnitude 5,5. Pada 14 Desember 2013, Nova ini mencapai puncaknya pada kecerlangan 3,3, dan menjadikannya Nova paling terang di milenium ini.

Misi Swift Gamma-Ray Burst mendeteksi adanya pancaran sinar-X dari Nova Centauri 2013 pada tangg 18 dan 25 Februari 2014 dan juga pada tanggal 8 Maret 2014.

Selanjutnya pada bulan Juli 2015 diumumkan bahwa lithium telah terdeteksi senagao bahan yang juga dikeluarkan dari Nova Centauri 2013. Ini adalah pertama kalinya lithium telah terdeteksi di sistem Nova. 

Temuan ini penting karena mendukung teori bahwa lithium ekstra ditemukan di Populasi I bintang (dibandingkan dengan populasi II bintang) berasal dari Nova. Sebuah perkembangan dalam kosmologi alam semesta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: