Perihal Rukyat Per Tanggal 22

Hisab-Rukyat per Tanggal 22

Hisab-Rukyat per Tanggal 22

Ada riwayat dalam hadits bahwa Rasul dan para Sahabat membahas awal mula bulan dalam Kalender Hijriyah pada tanggal 22. Fase Bulan pada tanggal 22 adalah Kuarter Akhir atau bentuk Bulan separuh di bagian timur pada sekira waktu Shubuh posisinya di atas kepala. Nah, apakah Rasul melakukan Rukyat pada tgl 22?

Berikut salah satu haditsnya:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كَمْ مَضَى مِنَ الشَّهْرِ؟» قَالَ: قُلْنَا: اثْنَانِ وَعِشْرُونَ، وَبَقِيَتْ ثَمَانٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الشَّهْرُ هَكَذَا، وَالشَّهْرُ هَكَذَا، وَالشَّهْرُ هَكَذَا، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، وَأَمْسَكَ وَاحِدَةً»
[تعليق محمد فؤاد عبد الباقي]
في الزوائد إسناده صحيح على شرط مسلم.

Arti matannya:

“Rasulullah SAW bersabda,’Hari ini tanggal berapa?’ Jawab Abu Hurairah dan para sahabat: Hari ke dua puluh dua (22) ya Rasul,masih depalan(8) hari lagi sampai akhir bulan’. Rasul bersabda,’Jumlah hari dalam sebulan itu seperti ini 3x (menunjukkan ke-10 jemarinya = 30 hari), dan seperti ini 3x (menunjukkan ke-10 jemarinya dikurangi satu = 29 hari)’. “ HR Muslim

Secara astronomis, usia bulan qomariyah kisaran 29,531 hari. Maka menurut Rasul SAW usia bulan itu menjadi dua yakni kadang 29 hari kadang 30 hari.

Fase bulan secara umum ada empat, yakni bulan mati (konjungsi), kuarter awal, purnama, dan kuarter akhir. Kuarter akhir terjadi setiap tgl 22 dan kadang 23.

Bila kita baca hadits di atas yg (kebetulan atau boleh) sering terjadinya pada tanggal 22, maka kita bisa memahami bahwa setiap tanggal 22, kita bisa merukyat fase bulan sejak terbit sampai terbenam yg puncaknya pada waktu Shubuh.

Jika kita melihat bahwa fase bulan benar2 sudah kuarter akhir, maka akhir bulan tinggal 7 hari. Sehingga awal bulan sudah bisa ditentukan.

Sebaliknya bila kita melihat fase bulan belum masuk kuarter akhir, maka akhir bulan masih 8 hari lagi dan awal bulan akan istikmal.

Begitu mudah menentukan awal bulan hijriyah menurut hadits ini.

Namun, seperti diskursus sebelumnya perihal penentuan awal bulan dengan metode fase purnama, maka cara merukyat fase tgl 22 ini juga akan serupa. Mengapa? Karena fase kuarter akhir yg terjadi pada tgl 22 itu tidak bisa kita amati bedanya dengan yg terjadi pada tgl 21 maupun 23 karena faktor kelemahan mata kita.

Fase Bulan pada kuarter akhir bisa terjadi di tanggal 22, tetapi juga bisa terjadi di tanggal 21, bahkan di tanggal 23 dalam kelander lunar. Jadi seperti fase purnama yang ternyata bisa terjadi di tanggal 14, 15, dan kadang tanggal 16 dalam kelender lunar.

Mari kita lihat simulasi berikut, yang menggambarkan proses hisab dengan diikuti rukyat, di mana fase kuarter terjadi bisa di tanggal 21, 22, dan 23:

Simulasi ini adalah pada tanggal 21 bulan berjalan:

Fase Kuarter Akhir tgl 21

Fase Kuarter Akhir tgl 21

Simulasi di atas adalah bentuk Bulan fase kuarter akhir pada tanggal 3 Nopember 2015 jam 04:30 WIB. Bulan fase ini terbit pada tanggal 2 Nop 2015 jam 23:04 WIB dan terbenam pada tanggal 3 Nopember 2015 jam 11:11 WIB.

Simulasi ini adalah pada tanggal 21 bulan berjalan:

Fase Kuarter Akhir tgl 22

Fase Kuarter Akhir tgl 22

Simulasi di atas adalah bentuk bulan pada fase kuarter akhir pada tanggal 13 Januari 2015 jam 04:30 WIB. Bulan fase ini terbit pada tanggal 12 Januari 2015 jam 22:58 WIB dan terbenam pada tanggal 13 Januari 2015 jam 11:26 WIB.

Simulasi ini adalah pada tanggal 23 bulan berjalan:

Fase Kuarter Akhir tgl 23

Fase Kuarter Akhir tgl 23

Simulasi di atas adalah bentuk bulan pada fase kuarter akhir pada tanggal 14 Maret 2015 jam 04:30 WIB. Bulan fase ini terbit pada tanggal 13 Maret 2015 jam 23:30 WIB dan terbenam pada tanggal 14 Maret 2015 jam 12:17 WIB.

Foto di atas adalah simulasi StarryNight, pada tanggal 14 Maret 2015. Foto ini akan sama bila kita lekukan proses rukyat di lapangan dengan syarat Bulan terlihat. Fase kuarter akhir bulan ini terjadi pada Sabtu tanggal 14 Maet 2015pukul 00:48 WIB. Foto di atas saya simulasikan pada sekitar waktu Shubuh, di saat posisi Bulan di atas kepala. Nampak bahwa Bulan terlihat separoh saja di bagian sisi timur (bagian bawah di foto).

Pada bulan Maret 2015, bulan berjalan kalender Hijriyah adalah Jumadal Ulaa 1436 H. Berdasar kriteria Imkan Rukyat MABIMS dengan markas Pelabuhan Ratu Jawa Barat, pada 14 Maret 2015,adalah sesuai dengan tanggal 23 Jumadal Ulaa 1436 H. Dan ijtimak akhir Jumadal Ulaa akan terjadi pada tanggal 29 Jumadal Ulaa 1436 h pukul 16:37 WIB, sesuai tanggal 20 Maret 2015. Usia bulan pada hari ini baru sekitar 1,5 jam dengan ketinggian Hilal nyaris sekitar 00 derajat 00 menit 02 detik, dihitung menggunakan aplikasi MoonCalc 6.0.

Pada bulan ini (Jumadal Ulaa), karena secara Imkan Rukyat istikmal, maka sisa hari dari saat fase kuarter akhir (Tarbii’) adalah 7 hari untuk menuju ke awal bulan Jumadal Akhiroh 1436 H. Demikian untuk semua bulan di tahun 2015, secara ringkas data saya sertakan di bagian akhir.

Kalau ini kita kembalikan ke metode hisab murni dengan model perhitungan modern, fase per fase bulan sudah bisa kita ketahui sangat detail. Aplikasinya pun banyak di internet.

Jadi, kalau ingin kita aplikasikan dalam penentun awal bulan dalam kalender hijriyah masa kini: rukyat tgl 22 hakikatnya adalah hisab.

Daftar Fase Kuarter Akhir Tahun 2015:

1. Januar tgl 13, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Rabiul Awal 1436 H pukul 16:47 WIB. Akhir bulan Rabiul Awal, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 8 hari.

2. Februari tgl 12, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Rabiul Akhir 1436 H pukul 10:50 WIB. Akhir bulan Rabiul Akhir, imkan. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 7 hari.

3. Maret tgl 14, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 23 Jumadal Ulaa 1436 H pukul 00:48 WIB. Akhir bulan Jumadal Ulaa, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 7 hari.

4. April tgl 12, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Jumadal Akhiroh 1436 H pukul 10:44 WIB. Akhir bulan Jumadal Akhiroh, rukyat. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 7 hari.

5. Mei tgl 11, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Rajab 1436 H pukul 17:36 WIB. Akhir bulan Rajab, imkan. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 7 hari.

6. Juni tgl 9, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Sya’ban 1436 H pukul 22:42 WIB. Akhir bulan Sya’ban, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 8 hari.

7. Juli tgl 9, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Ramadhan 1436 H pukul 03:24 WIB. Akhir bulan Ramadhan, imkan. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 7 hari.

8. Agustus tgl 7, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 22 Syawal 1436 H pukul 09:03 WIB. Akhir bulan Syawal, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 8 hari.

9. September tgl 5, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 21 DzulQo’dah 1436 H pukul 16:54 WIB. Akhir bulan DzulQo’dah, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 9 hari.

10. Oktober tgl 5, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 21 DzulHijjah 1436 H pukul 04:07 WIB. Akhir bulan DzulHijjah, imkan. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 8 hari.

11. Nopember tgl 3,, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 21 Muharram 1437 H pukul 19:24 WIB. Akhir bulan Muharram, rukyat. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 9 hari.

12. Desember tgl 3, fase kuarter akhir terjadi pada tanggal 21 Shafar 1437 H pukul 14:41 WIB. Akhir bulan Shafar, istikmal. Sisa hari menuju awal bulan sebanyak 9 hari.

Rukyat Hilal memang ilmu yang unik. Mari kita uri-uri ilmu ini… [والله أعلم ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: