• Asal Pengunjung:

  • FB:Pakar Fisika
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip Tulisan:

  • Komentar Terbaru

    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Ana Wahyudi di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Mochammad nova hendr… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    udiana di Software Silsilah (Trah)
    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Waktu subuh yang ben… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Rahmadmars di Gaji DPR vs Gaji Guru
    Widodo di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    konbud di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
    Budi Abu Ahmad di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
  • Tulisan Terlaris

  • RSS Jogja Astro Club

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Astronomi

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Rukyah Hilal Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Fisika Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Beasiswa

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Citra Matahari Kini:

  • Jumlah Pengunjung:

    • 2,398,184 orang
  • 50 Top Pencari:

Observasi Hilal ‘pas’ Imlek

Hilal Jumadal Ulaa'36

Hilal Jumadal Ulaa’36

Salah satu kegiatan rutin saya selain ngajar Tafsir Kauniyah di MA Assalaam, saya juga ngajari anak2 CASA untuk praktikum mengenal lebih dekat ayat-ayat kauniyah-Nya. Edisi bulan Februari 2015 ini adalah Rukyat atau Observasi Sabit Tua (Waning) dan Sabit Muda (Waxing). Sabit tua nya Rabiul Akhir 1436 H dan Sabit muda nya Jumadal Ulaa 1436 H.

Tahun Baru Imlek:

Tahun Imlek ternyata mirip tahun hijriyah,yakni berpatokan pada revolusi Bulan mengitari Bumi. Bedanya, Hijriyah dimulai pada tanggal 1 nya saat setelah konjungsi/Ijtimak dan posisi Bulan di atas ufuk barat pasca Sunset (dengan beragam kriteria); sementara Imlek ternyata menurut sumber di bawah ini, dimulai dari tanggal 1 dengan cara menghitung mundur sebanyak 15 hari setelah fase Purnama.

Hisab Tahun Imlek

Hisab Tahun Imlek

Visibilitas Hilal Rabiul Akhir 1436 H, dari Solo:

Posisi Hilal Tua R-Akhir'36

Posisi Hilal Tua R-Akhir’36

Visibiltas Hilal awal Jumadal Ulaa 1436 H, dari Solo – Jawa Tengah:

Posisi Hilal awalJ-Ulaa 1436

Posisi Hilal awalJ-Ulaa 1436

Data Hilal awal Jumadal Ulaa 1436 H, dari Pelabuhan Ratu – Jawa Barat:

Hisab Awal JumadalUlaa 1436 H

Hisab Awal JumadalUlaa 1436 H

Observasi pada tgl terjadinya Ijtimak, pas Imlek itu sangatlah sulit krn tinggi Hilalmasih di bawah limit Danjon. Tinggi Hilal sekitar 4-5 derajat belum pernah teramati di seluruh wilayah Indonesia. Nah, kita akan rukyat lagi di hari kedua, yakni tanggal 20 Februari 2015 sore, karena tinggi sudah di atas limit Danjon. Rukyat kali ini untu konfirmasi bagi kriteria MABIMS, namun tetap menjadi rukyat hakiki bagi penganut kriteria Rukyat Hakiki.

Sehingga awal Jumadal Ulaa 1436 H di Indonesia adalah serempak alias bersama antara Pemerintah,NU, dan Muhammadiyah serta Persis dan penganut IR MABIMS; dan ditambah seharibagi penganut Rukyat Hakiki.

Posisi Hilal H=1 Konjungsi:

Posisi Hilal JumadalUlaa '36 H+1

Posisi Hilal JumadalUlaa ’36 H+1

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: