Awal Syawwal 1435 H

rukyat_hilal_pakarfisika-001Al-hamdulillah, awal Syawal 1435 H (2014 ) di Indonesia diprediksi akan bersama, yakni tgl 1 Syawal 1435 H = 28 Juli 2014 M. Rasa syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga kita semua mampu melaksanakan dengan khidmat ibadah di bulan Ramadhan 1435 H ini. Meski Ramadhan 1435 H diawali tidak serempak di dunia Islam, bahkan masih diwarnai berbagai kriteria penentuan awal bulan namun kekhusyu’an tetap mampu kita rasakan. Mengapa Syawal bersama? Karena tinggi Hilal terpenuhi secara WH dan IR.

Setelah Ramadhan kita akan memasuki bulan Syawwal. Bayang-bayang akan terjadi perbedaan dalam berlebaran (mengawali Iedul Fitri) serasa tidak ada karena secara hisab kontemporer ijtimak akhir Ramadhan terjadi sekitar jam 05:42 pagi, dan tinggi Hilal saat Sunset sudah di atas batas minimum kriteria Wujudl Hilal (Muhammadiyah) dan Kriteria Imkan Rukyat (Pemerintah RI).

Namun, bila dicerna dan dicermati lebih jauh dan seksama sebenarnya peluang perbedaan ini masih ada, karena pada tgl 27 Juli 2014 itu ketinggian Hilal di seluruh wilayah Indonesia masih sangaat suliit untuk diamati meski menggunakan alat bantu teleskop.

Lho, kalau Hilal belum bisa diamati tapi mengapa dikatakan akan sama antara versi WH -Muhammadiyah dan IR – Pemerintah? Lantas siapa yang masih berbeda?

Ya, karena antara WH dan IR itu hakikatnya juga hisab. Hanya berbeda di markasnya, hanya berbeda di patokan tinggi Hilalnya… Kelompok yang akan berbeda adalah yang tetap menggunakan kriteria keterlihatan Hilal. Hilal berpeluang akan terlihat adalah di hari selanjutnya (tgl 28/7) petang, karena tinggi diperkirakan sudah di atas 14 derajat.

Sehingga bagi kelompok yang mengharuskan adanya keterlihatan secara kasat mata atau kasat teleskop, maka awal Syawwal baru akan dimulai pada tanggal 29 Juli 2014. Dan tgl 28 juli 2014 masih hari terakhir Ramadhan 1435 H, krn kelompok ini juga mengawalinya Ramadhan tgl 29 Juni 2014 silam.

Jadi, AWAL SYAWWAL 1435 H, menurut:

1. Wujudul Hilal Muhammadiyah adalah SENIN, 28 JULI 2014

2. Imkan Rukyat Pemerintah RI adalah SENIN, 28 JULI 2014

3. Pemerintah Saudi adalah SENIN, 28 JULI 2014 (klaim rukyat), atau SELASA, 29 JULI 2014 (rukyat)

4. Rukyat Hilal Hakiki adalah SELASA, 29 JULI 2014

update /27 juli 2014:

Awal Syawwal 1435 H menurut Naqsabandiyah dan An-Nadzir adalah Ahad, 27 Juli 2014.

Berikut Visibilitas Hilal 1 Syawwal 1435 H pada tgl 27 Juli 2014 dari markas Assalaam Observatory, PPMI Assalaam Sukoharjo-Surakarta. Terlihat saat sunset, posisi Hilal di kisaran 4 derajat (garis hijau). Garis hijau artinya Imkan Rukyat (Hisab), namun belum Rukyat Hakiki (Rukyat).

 

Posisi Hilal1 Syawwal1435 H dari Solo

Posisi Hilal 1 Syawwal1435 H dari Solo

Visibilitas Hilal 1 Syawwal 1435 H

Visibilitas Hilal 1 Syawwal 1435 H

2 Tanggapan

  1. pak, apakah pada tgl 26 juli kemarin menurut hisab sudah 1 syawal, karena menurut keyakinan masyarakat bulan romadlon hanya 29 hari,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: