Lyrids Meteor 2014

Lyrids Meteor

Lyrids Meteor

Akhirnya dapat juga meteor yang satu ini. Lyrids meteor yang muncul di 15-25 April 2014. Sebenarnya ada tiga meteor di foto itu, tetapi yang dua agak kecil, sehingga yang saya nampakkan yang paling panjang lintasannya. Ternyata baru tgl 17 April 2014 udah dapat, kalau langit cerah tiap malam, bakal bisa dapat banyak nih…

 

Hujan Meteor:

Menyaksikan meteor pada malam-malam biasa adalah hal yang luar biasa sebab jarang sekali secara kebetulan kita dapat melihat kelebatnya. Namun pada malam tertentu saat puncak peristiwa astronomi yang disebut puncak hujan meteor kita akan dengan mudah menyaksikan jatuhnya meteor berkali-kali saat kondisi langit cerah. Kapan, ini akan terjadi besok pada malam Rabu tanggal 22-23 April 2014 karena malam itu adalah malam puncak hujan meteor Lyrids.

Setiap tahun selama pertengahan hingga akhir  bulan April, Bumi kita dalam pelayarannya mengarungi angkasa luar mengorbit Matahari akan melewati sebuah tempat dimana terdapat serakan debu bekas reruntuhan ekor Komet Thatcher yang mengorbit Matahari selama 415 tahun sekali dan pernah melintas di tempat ini. Akibatnya debu-debu yang kebanyakan seukuran pasir hingga kerikil tersebut tertarik gravitasi Bumi dan jatuh melesat dengan kecepatan yang sangat fantastik 49 km/detik dan terbakar di atmosfer menimbulkan goresan cahaya di langit. Fenomena inilah yang kita kenal sebagai hujan meteor atau meteor shower.

Foto lintasan meteor berbeda dari lintasan sebuah pesawat. Pada foto di bawah ini, panah merah adalah lintasa meteor, sedang paah putih lintasan pesawat.

Lyrids Meteor

Lyrids Meteor and Airplane path

Apa itu Lyrids?

Lyrids adalah nama untuk fenomena meteor shower tersebut dikarenakan ia muncul seolah dari kawasan Rasi Lyra yang pada tengah malam itu posisinya di arah Timur Laut yang ditandai dengan bintang terangnya yaitu Vega. Lyrids juga dikenal sebagai meteor shower tertua yang tercatat oleh astronom China pada 687 SM. Kemunculan meteor Lyrids biasanya terjadi antara tanggal 16 sampai 25 April setiap tahunnya. Namun puncak kenampakan tahun ini diprediksi pada malam Rabu tanggal 22 April 2014 hingga pagi menjelang fajar.

 

Mengamati Lyrids:

Sejumlah meteor, kemungkinan antara 5 sampai 20 setiap jamnya akan dapat kita saksikan malam itu. Pengamat di daerah pinggiran kota yang suasananya masih gelap akan bisa menyaksikan lebih banyak meteor dibandingkan pengamatan di daerah perkotaan yang terpolusi cahaya. Lyrids tahun ini akan menjadi cukup sulit diamati setelah lepas tengah malam karena terbitnya Bulan yang pada fase kwartal akhir. Cahaya Bulan ini tentunya akan mengganggu saat pengamatan.  Sehingga waktu terbaik untuk pengamatan adalah sebelum tengah tengah malam tiba. Kekhawatiran lain adalah faktor cuaca sebab bulan April ini biasanya hujan masih rajin mengguyur di beberapa wilayah Indonesia. Tapi mudah-mudahan saat observasi nanti cuaca cukup cerah.

Saya olah juga dari: http://mutoha.blogspot.com/2014/04/lyrids-meteor-shower-2014.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: