Seminar Ilmu Falak bersama IAIN Raden Fatah

CASA - IAIN Rade Fatah

CASA – IAIN Rade Fatah

Jum’at, 7 Juni 2013 saya mendapatkan kesempatan memberikan presentasi tentang Ilmu Falak kepada para Dosen dan Mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang, bertempat di Meeting Room PPMI Assalaam. Acara ini merupakan rangkaian dari Studi Tour Mahasiswa IAIN Raden Fatah Pelambang ke lembaga2 di Pulau Jawa, antara lain PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Observatorium CASA-PPMI Assalaam di Surakarta, Masjid Agung Jawa Tengah dan Planetarium Jakarta.

Presentasi Materi:

Materi tentang Ilmu Falak, berisi penyampaian teori dan simulasi khususnya penentuan awal bulan, dilanjutkan tanya jawab. Ada 2 mahasiswa dan1 mahasiswi yang bertanya:

1. žAhmad Qosim:

Pertanyaan:Wujudul Hilal ada ilat krn ilmu falak blm ada, bagaimana?
Jawaban      : Hadits tentang hisab dan rukyat itusama shahih, tetapi selama ini kita pertentangkan dalam pengamalannya, contoh besok itu kita akan memulai ramadhan MD tgl 9 dan Pemerintah 10 Juli 2013. Mestinya, kalau kita mukmin yang ingin menjadi penerus warisan Rasulullah SAW yakni Qur’an dan Hadits; maka jangan lah hadits saling dipertentangkan. Caranya..?
Nah, kita harus berlatih menata hati. Kalau nanti kita mulai puasa berbeda, biarlah semua berjalan masing-masing, toh semuanya mempunyai dasar penetapannya dan dua-2nya sama2 shahih. TETAPI…. ingatlah, bahwa banyak hadits lain yang shahih tentang kewajiban menjalin ukhuwah sesama umat Islam. Hadits ukhuwwah ini mestinya yang kita utamakan dan bukan hadits kita adu dalam pengamalannya.
Aplikasinya bagaimana?
Begini….
Pas awal ramadhan tgl 9 Juli, kita hormatilah yang sudah berpuasa sepenuh hati sebab dia punya dasar hukum penetapannya, yakni tgl 8 Juli memang sudah terjadi ijtimak dan saat maghrib posisi Hilal sudah positif di markas penetapan.
Sementara teman2 yang sudah puasa tgl 9 itu, juga menghormati yang baru puasa tgl 10 besok, karena secara rukyat memang tgl 8 Juli Hilal itu mustahil terlihat…!
Dengan demikian, maka ukhuwwah akan terjadi karena sengaja dan terus terbina dan terpelihara…
2. žAri
Pertanyaan: Suka MD n RI, tapi kok beda. Gimana kalau pilih yg enak? Puasa ikut yang akhir, lebaran ikut yang awal..
Jawaban      : Boleh saja, asal ada dasar penetapannya dari syar’at; karena kebetulan puasa akhir dan lebaran awal itu secara astronomis begitu. Namun itu sangat langka, sebab secara astronomis, kalau beda awal maka akhir akan sama. Nah, kalau beda tahun, itu idak masalah.
Tetapi tidak istiqomah dalam memilih kriteria itu juga tidak baik. Kemudian mencari enaknya saja yang juga berarti sengaja mencari enak saja mementingkan kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentiangan syar’i maka itu tidak dibenarkan..!
3. žFebri
Pertanyaan: Ilmuwan banyak, ilmu falak pakai metode Yunani atau Arab?
Jawaban      : Kedua dianut ilmuwan kini, sebab selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah; sumber ilmu adalah sama saja dan wajib diburu untuk dituntut demi kemaslahatan ummat Islam.

 

Praktikum Observasi:

Karena hari Jum;at, acara seminar berlansung menjelang siang, lalu dijeda ibadah sholat Jum’at dan selepas Jum’atan sekutar 129 mahasiswa dan 4 dosen bergegas naik ke anjungan astronomi untuk belajar cara mengoperasikan alat rukyat  modern. Karena acara dilaksanakan siang,maka objek yang mampu diamati hanya Matahari. Alhamdulillah peserta puas, meski hanya melihat sosok bintik Matahari siang itu.

Galery Kegiatan:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: