Ayat Kauniyah: Matahari

Kata Matahari, disebut 32 kali di dalam kitab suci al-Qur’an, dengan rincian 31 kali dalam bentuk ma’rifah (Asy-Syamsu = الشمس)    dan 1 kali dalam bentuk nakiroh (Syamsun = شمس)  . Bahkan dalam al-Qur’an ada salah satu surat yang bernama ‘Asy-Syams’  artinya Matahari.

Penyebutan kata Matahari yang berulang kali dan pemberian nama salah satu surat dalam al-Qur’an adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri, dan ini semua atas kehendak Alloh SWT.

Dengan penyebutan yang berulang kali, pasti Alloh SWT bermaksud menjelaskan kepada semua ummat manusia akan makna dan arti penting dari sebuah Matahari. Matahari adalah objek atau benda yang bisa dilihat dari sisi asal-usul, wujud, usia, perilaku, manfaat bagi ummat manusia, dan hal-hal lain layaknya semua benda di alam semesta ini. Al-Qur’an telah menjabarkan Matahari dalam 32 kali penyebutannya.

Badai Matahari:

Tulisan di blog ini (https://pakarfisika.wordpress.com/2008/12/05/isu-kiamat-2012-ternyata-badai-matahari/) sempat mencapai 412.407 views/09.08.2011.

Badai Matahari sangat terkait dengan adanya bintik di permukaan Matahari. Terakhir saya sempat melihat (31 juli 2011), ada sekitar lima bintik matahari. Dan ternyata sempat ada ledakan di sana, pada bulan sebelumnya.

Salah Satu ledakan terkini (07 Juni 2011) di permukaan Matahari:

“Klimaks bintik Matahari akan terjadi April/Mei 2013, berdasarkan modelling yang disusun NASA serta konfirmasi independen dari banyak fisikawan Matahari, salah satunya pak Dhani Herdiwijaya dari Bosscha.

Klimaks bintik memang berhubungan dengan puncak badai Matahari. Apakah berdampak bagi Bumi. Secara permanen tidak, secara temporer juga sedikit. Prediksi dengan modelling tadi menyatakan kalo siklus Matahari kali ini adalah siklus terkalem sejak seabad terakhir, sehingga klimaks di 2013 tak bakalan sedahsyat klimaks 2002 atau 1991.

Apakah ada dapak peristiwa badai 2002 atau 1991? Secara permanen tidak ada, secara temporer juga jarang. Ada beberapa satelit terganggu, namun bisa dipulihkan kembali. Berterima kasihlah kepada pencipta kita, yang menyediakan Bumi lengkap dengan magnetosfernya, sehingga sedahsyat apapun badai Matahari, ia takkan memanggang Bumi seperti Venus”,  jelas sahabat saya-Ma’rufin s.

Kata Matahari, disebut 32 kali di dalam kitab suci al-Qur’an, dengan rincian 31 kali dalam bentuk ma’rifah (Asy-Syamsu = الشمس) [1]  dan 1 kali dalam bentuk nakiroh (Syamsun = شمس) [2]. Bahkan dalam al-Qur’an ada salah satu surat yang bernama ‘Asy-Syams’ [3]  artinya Matahari.

Penyebutan kata Matahari yang berulang kali dan pemberian nama salah satu surat dalam al-Qur’an adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri, dan ini semua atas kehendak Alloh SWT.

Dengan penyebutan yang berulang kali, pasti Alloh SWT bermaksud menjelaskan kepada semua ummat manusia akan makna dan arti penting dari sebuah Matahari. Matahari adalah objek atau benda yang bisa dilihat dari sisi asal-usul, wujud, usia, perilaku, manfaat bagi ummat manusia, dan hal-hal lain layaknya semua benda di alam semesta ini. Al-Qur’an telah menjabarkan Matahari dalam 32 kali penyebutannya.


[1] Lihat QS. [2]:258, QS. [6]:78, QS. [6]:96, QS. [7]:54, QS. [10]:5, QS. [12]:4, QS. [13]:2, QS. [14]:33, QS. [16]:12, QS. [17]:78, QS. [18]:17, QS. [18]:86, QS. [18]:90, QS. [20]:130, QS. [21]:33, QS. [22]:18, QS. [25]:45, QS. [27]:24, QS. [29]:61, QS. [31]:29, QS. [35]:13, QS. [36]:38, QS. [36]:40, QS. [39]:5, QS. [41]:37, QS. [50]:39, QS. [55]:5, QS. [71]:16, QS. [75]:9, QS. [81]:1, QS. [91]:1

[2] Lihat QS. [76]:13

[3] QS. [91] : 1-15

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: