Orientasi Hisab-Rukyat Kemenag Surakarta

Orientasi Hisab-Rukyah

Orientasi Hisab-Rukyah

Kementerian Agama kantor kota Surakarta, Selasa 19 April 2011 lalu mengundang para Takmir Masjid dan utusan Organisasi massa Islam kota Surakarta, pada Orientasi Hisab-Rukyat, dengan fokus kajian: Penentuan Awal Waktu Sholat dan Penentuan Awal Bulan Hijriyah. Acara diikuti sekitar 30 peserta, menghadirkan dua nara sumber: koordinator RHI Ska dan ahli falak asal kota Solo: H. Marzudi.

1. Penentuan Awal Waktu Sholat:

Sebagai koordinator RHI Surakarta, materi yang saya sampaikan tidak jauh beda dari materi yang tertuang di web resmi RHI tentang Waktu Sholat. Karena peserta mayoritas masih awam tentang ilmu falak; maka saya lebih fokus pada aplikasi dan cara penentuan awal waktu sholatnya. Sampel hisab saya ambil dari file pak Rinto yang masih cukup mendasar, dengan sedikit penambahan dalam tampilan.

Teori secara komplit sudah saya satukan dalam satu makalah, untuk sangu mereka pulang ke rumah. Bahkan saat materi kedua disampaikan oleh Sesepuh Falak Solo (H. Mrzudi), saya sibuk mengkopikan materi kepada para flashdisk yang sedang mengantri…🙂

Download Materi:
Selengkapnya Materi Penentuan Awal Waktu Sholat (pdf)

Contoh Hisab/PerhitunganAwalWaktuSholat_(Excel)

2. Penentuan Awal Bulan Kalender Hijriyah:

Penentuan Awal bulan dalam Kalender Hijriyah disampaikan oleh H. Mrzudi. Piyayinya sudah sepuh, namun ternyata beliau ahli falak di Solo. Baru pertama kali itu pula saya bersua dengan beliau. Saya berdo’a semoga usia beliau bermanfaat bagi kemajuan ilmu falakdi wilayah Surakarta dan sekitarnya.

Satu hal yang harus saya lakukan adalah, saya harus berguru pada beliau; karena dalam presentasi beliau berulang kali memaparkan bahwa kalender yang syar’i itu yang harus dipajang di ruang tamu setiap rumah kita adalah kalender yang diawali tanggal pertamanya pada 1 Muharrom.  Saya akan belajar, dan bertanya lebih lanjut, mengapa beliau punya keyakinan semacam itu, meski selama presentasi beliau memang masih menggunakan sistem falak urfi…🙂

Acara berakhir saat berkumandang adzan Dhuhur.

Galery Kegiatan

Satu Tanggapan

  1. assalamu’alaikum
    saya donwload makalahnya ya…
    haruskah dengan rukyah matahari untuk menentukan waktu sholat sebagai bentuk ittiba’ seperti halnya dalam penentuan 1 Romadhon/1 Syawal? tolong dijelaskan ya…makasih

    ya, tapi setelah kriteria waktu sholat sudah disepakati maka sekarang cukup dengan jadwal; nah untuk shubuh masih jadi polemik…salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: