Hilal 1 Ramadhan 1431 H

Mana Hilal itu..?

Mana Hilal itu..?

Hilal akhirnya terlihat di Indonesia pada 10 Agustus 2010. Pengakuan ini masih dianggap sebatas klaim, karena semuanya tidak bisa dibuktikan secara sains. Minimal sebuah foto atau rekaman streamingnya, maka akansemakin memperkuat pengakuan.  Lalu dimanakah Hilal itu…?

Hilal Tua Sya’ban 1431 H,

di POB Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten:

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1431 H, saya berusaha memburu Hilal penutup bulan Sya’ban terlib dahulu. Dan alhamdulillah, pada 28 Sya’ban 1431 H, yang jatuh pada Senin 09 Agustus 2010, di pagi hari selepas sholat shubuh; hilal itu berhasil saya lihat dan berikut hasil nya:

Bulan Sabit Tua Sya'ban 1431 H

Bulan Sabit Tua Sya'ban 1431 H

Hal yang aneh terjadi, karena pada Senin 09 Agustus 2010 itu, sudah sekelompok ummat Islam yang memulai bershiyam Ramadhan….

Padahal jelas2 bulan Sya’ban belum berakhir…tuuuh bulan sabitnya masih nampak…!

Sabit Tertua mestinya 10 Agustus 2010 pagi, namun posisi Hilal sangat dekat matahari, maka saat sunrise hilal itu sulit teramati.

Hilal Muda Ramadhan 1431 H,

di Pusat Observasi Bulan BHR DIY:

Saya mencoba memburu Hilal penentu awal masuknya bulan suci Ramadhan 1431 H di POB BHR DIY di bukit syaikh Bela-Belu. Datang dengan sebuah mobil Prona ditemani 10 peserta dari asatidz dan para santri sebanyak 2 Bus.

Tiba di lokasi sekitar jam 17:00 LT, lalu langsung menuju lokasi yang sudah disiapkan dengan deklit seolah mau resepsi. Semua alat sudah standby, ada dua pertugas dari Bosscha-ITB dan Depkominfo, dan para ahli rukyat dari DIY dan wilayah lain di sekitar Jawa Tengah.

Sampai akhirnya Matahari terbenam, Hilal pada diplototi…semua alat dikerahkan, dan semuanya menyerah setelah Hilal dinyatakan benar2 terbenam dan tidak satu pun mampu melihatnya.

Hilal 1 Ramadhan 1431 H:

Hilal nya mana…???

Di DIY Hilal gagal terlihat, namun tidak demikian di wailayah lain Indonesia. Di Gresik mengaku terlihat, juga Probolinggo, lalu Cakung, Cilincing. Semua pengakun kebetulan belum disertakan bukti foto atau rekaman video streamingnya. Sampai di sini, pengakuan masih sebatas klaim dimata sains.

Di negara lain, ternyata mayoritas juga gagal melihat. Malaysia, menyatakan gagal melihat. Namun Malaysia menetapkan berdasarkan kriteria MABIMS, 2 degree. Dan semuanya menyatakan masuk Ramadhan berdasar hisab saja, tidak ada yang berdasar hasil rukyat sebagaimana dipersyaratkan.

Hasil Rukyat, pada Selasa, 10 Agustus 2010:
  1. Australia: GAGAL, Mendung dan hujan
  2. Brunei: GAGAL, Istikmal
  3. Perancis: GAGAL, Hisab
  4. India: GAGAL, Mendung
  5. Indonesia: GAGAL ada KLAIM, Imkan
  6. Kuwait: GAGAL, Hisab ikut Saudi
  7. Malaysia: GAGAL, Hisab
  8. Pakistan: GAGAL, ikut Saudi
  9. Saudi Arabia: GAGAL, ada Klaim.
  10. Afrika Selatan: GAGAL, Istikmal
  11. Spanyol: GAGAL, Hisab
  12. Sri Lanka: GAGAL, Hisab
  13. Tanzania: GAGAL, Istikmal
  14. Inggris: GAGAL, Hisab
Awal Ramadhan di Berbagai Negara:
Rabu, 11 Agustus 2010  (Semua berdasar usia bulan atau parameter bulan…)
  1. Perancis
  2. Indonesia
  3. Jordan
  4. Libya
  5. Malaysia
  6. Saudi Arabia
  7. Spanyol
  8. UAE
  9. …..
Kamis: 12 Agustus 2010:
  1. Afrika Selatan
  2. Tanzania
  3. …..

GALERY…

Dimanakah Hilal itu…?

Kita tunggu saja…

Iklan

7 Tanggapan

  1. Assalamualaikum.
    Alhamdulillah,info ini sudah cukup bagi saya untuk mulai shaum diawal ramadhan. Barokallohu fik

    Suka

  2. Sebetulnya, mana yang lebih sahih, antara hisab dengan rukyah meurut syar’i? Jika rukyah gagal, seperti tahun ini, hampir di semua tempat dan negara, rukyah gagal melihat bulan, bukankah menurut Rasulullah, bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari, mengapa kemudian beralih menggunakan hisab, dan menetapkan 1 Ramadhan 1431 = 11 Agustus 2010?

    yaa beginilah kondisi kita, Mas. Justru Inggris dan Afsel yang konsisten mengamalkan sunnah Rasul SAW ini. Mereka benar2 Istikmal dan baru Kamis mulai Ramadhan. (juga Tanzania, Philipina, dan Oman)….salam

    Suka

  3. Bagaimana hukumnya jika kita langsung menggunakan hisab saja untuk menentukan awal bulan Hijriyah, mengingat untuk melakukan rukyah bukan persoalan mudah, dan terbukti lebih banyak gagal melihat bulan…???

    memang ndak banyak yang konsisten, mas. saya mulai ramadhan sesuai sunnah yg saya yakini….salam

    Suka

  4. apakah tidak cukup dengan klaim dari sumber yang sudah di sumpah ?

    Suka

  5. ahli hisab maupun rukyat seharusnya bekerja/meneliti tiap bulan menyamakan posisi bulan tua ataupun baru diluar bulan sya’ban, ramadhan dan syawal. Allah menciptakan alam dengan kesempurnaan dan keteraturan.

    Suka

  6. […] insya Alloh 1 Dzul-Hijjah 1431 H akan jatuh pada 7 Nopember 2010 M. Tetapi bila ada klaim, seperti kasus awal Ramadhan 1431 H lalu, maka NU bisa jadi akan sama dengan Muhammadiyah, ‘Idul Adha = 16 […]

    Suka

    • Yang konsisten yang mana ? 1 Dzulhijjah 1431 H akan jatuh pada 7 Nopember 2010, maka 10 Dzulhijjah adalah tanggal 16 Nopember 2010.
      Tetapi bila ada klaim, seperti kasus awal Ramadhan 1431 H lalu, maka NU bisa jadi akan sama dengan Muhammadiyah, ‘Idul Adha = 16 Nopember 2010.
      Apa bedanya?

      bedanya, pesan otak belum konek dengan tangan yg ngetik, tapi udah diedit Om…salam

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: