Astronomi: Brand Image Pesantren

Astronomy Day 2010

Astronomy Day 2010

Aneh bin ajaib, manakala ayat kauniyah (ayat yang berbicara tentang alam dan isinya) disebut dalam jumlah yang cukup besar di dalam Al-Qur’an -membuktikan kedudukannya yang penting untuk di tela’ah-, ternyata tidak menarik perhatian umat Islam itu sendiri untuk mengkajinya lebih serius.

Bacalah Al-Qur’an…!

Bagaimana mungkin kita sibuk berdebat tentang rukun wudhu’, puasa, hukum pidana, yang ayatnya sedikit, tapi membisu ketika berhadapan dengan ayat kauniyah.

Menurut Agus Purwanto dalam bukunya “Ayat-Ayat Semesta: Sisi Al- Qur’an yang Terlupakan, Mizan, Bandung, 2008”, jumlah ayat kauniyah ada 800 ayat. Sementara menurut Syeikh Thanthawi, ayat kauniyah berjumlah 750 ayat. Tidak kalah menariknya adalah, dari 114 surah Al-Qur’an hanya 15 surat yang tidak ada ayat kauniyahnya.

Jika 99 surat (114-15) di dalam Al-Qur’an memuat ayat-ayat kauniyah, bukankah hal ini menunjukkan pentingnya ayat kauniyah bagi kehidupan umat Islam. Agaknya kita bisa memahami, mengapa sewaktu Nabi Muhammad SAW membaca surat Ali-Imran ayat 190-191 pada shalat shubuh, beliau menangis tersedu-sedu. Kondisi kita sekarang inilah yang membuatnya menangis, ketika ayat kauniyah tidak menjadi perhatian umat Islam.

Oleh sebab itu, sudah saatnya jika para kyai dan santri kembali menggali ayat- ayat kauniyah, melakukan penelitian guna menyingkap mukjizat sains dalam Al-Qur’an. Pendidikan kita sejak tingkat yang paling dasar sampai pendidikan tinggi harus mampu mengintegralkan penafsiran ilmiah Al- Qur’an dengan mata pelajaran (mata kuliah) yang memiliki keterkaitan, misalnya fisika, biologi, sejarah dan sebagainya. Bahkan lebih dari itu, melalui Al-Qur’an mereka terdorong untuk melakukan penelitian-penelitian terhadap fenomena alam.

Brand Image Pesantren:

Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan di Indonesia yang  menjadi amanah bagi para pengelola dan/atau pengasuhnya. Konsekuensi logis dari sebuah amanah besar adalah pengembangan dan peningkatan kualitas di segala bidang, khususnya keilmuan bagi anak didik/santrinya.

Keunggulan yang masih dianut dan masih bisa dibanggakan sebagian Pesantren adalah bidang bahasa, akhlak, kemampuan membaca kitab kuning dan sejenisnya. Saat ini dunia telah berubah dengan begitu cepat. Informasi di belahan Bumi, bisa segera diakses oleh manusia di belahan Bumi yang lain. Dunia telah dibawa terbang bersama derasnya arus Teknologi Informasi.

Tiada bermaksud mengurangi semangat perjuangan bersama dalam upaya meningkatkan mutu dan pengamalan nilai-nilai keunggulan Pesantren, kita perlu mawas diri untuk membuka cakrawala berpikir logis, yakni menciptakan sebuah terobosan baru yang bersifat global namun memiliki karakter membumi dan masih dalam ranah syariat Islam bahkan justru menjadi pemicu dalam pengamalan nilai-nilai ‘ubudiyah.

Cakrawala baru itu adalah sebuah keunggulan baru, sebuah brand-image baru, sebuah nilai plus – yang belum dimiliki lembaga lain semisal pesantren di seluruh bumi pertiwi ini. Bagi lembaga formal, maka keunggulan baru ini juga belum ada di sekolah formal di seluruh nusantara. Dan keunggulan baru ini, sudah ada di depan mata. Sejenis Pusat Pengkajian dan Pengamalan serta Pengembangan Ilmu Pengetahuan di Sekolah atau School Science Center untuk ilmu – ilmu Astronomi, sebuah ilmu paling mendasar yang dalam terminologi pesantren disebut Ilmu Falak.

Menyadari bahwa santri harus dibiasakan pada hal-hal yang berhubungan langsung dengan ibadah, seperti misalnya menentukan waktu sholat yang lima waktu, menentukan awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Dzul-Hijjah. Bahkan tidak hanya itu, tetapi juga mengetahui kapan awal setiap bulan hijriyah dan ke arah mana kita mesti menghadapkan wajah ketika sholat fardlu yang lima setiap harinya.

Mata pelajaran khusus Astronomi tidak masuk ke dalam kurikulum baik kemendiknas maupun kemenag, namun kegiatan ilmiah berupa lomba antar pelajar yang dikenal dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional), salah satunya adalah bidang Astronomi. Sebagai wadah yang akan menyalurkan bakat dan minat di bidang Astronomi, maka upaya nyata ke arah itu harus diwujudkan.

2010, Moment Istimewa:

Semarak Astronomi di tahun 2010 cukup menggembirakan. Setelah sukses dengan Tahun Astronomi di 2009, di 2010 ada Bulan Astronomi Dunia pada April 2010. Hari Astronomi Dunia, juga jatuh pada bulan April 2010 tepatnya Sabtu tanggal 24 April 2010. Saya bersama adik2 di CASA | Club Astronomi Santri Assalaam, menyambut dan memeriahkannya dengan beragam agenda.

Dimulai dari Jum’at, 23 April 2010, dilakukan Grand Opening Astronomy Day 2010 pada siang hingga sore hari bertempat kantor Assalaam lantai 2. Acara dibuka oleh Direktur PPMI Assalaam, Ustadz Ma’ruf Rohmat. Acara saya dilanjutkan dengan penjelasan singkat tentang Hari Astronomi Dunia, cara menentukannya dan sekilas tentang perkembangan Astronomi.

Pada hari yang sama juga digelar Pameran Astronomi dan Pandidikan di depan kantor Humas PPMI Assalaam. Pameran menampilkan semua alat2 astronomi CASA, buku2 referensi, software, karya santri, juga dilengkapi9 demo roket air. Pameran ini berlangsung hingga Ahad 25 April 2010.

Hari kedua, Sabtu 24 April 2010 adalah puncak AstroDay 2010 ini. Acara sejak pagi – malam adalah Pameran; di malam harinya diadakan Seminar dan Talkshow Astronomi dan Pendidikan oleh Pak Hendro Setyanto dari Bosscha. Acara saya pandu, dan berlangsung sampai jam 22:00 WIB.

Dalam paparannya, Pak Hendro alias Mister Henset menyampaikan sejarah IMO (Indonesian Mobile Observatory), salah satu karyanya, bahkan masuk MURI sebagai karya pertama untuk pendidikan astronomi di Indonesia. Selanjutnya CASA dan para hadirin diajak untuk melihat dirinya yang sangat kecil di balik keluasan alam semesta ini. Juga diperlihatkan, bagaimana sebenarnya kita ini menjadi aneh ketika mengetahui bahwa Bumi ini bulat, dimana daerah lintang rendah dan tinggi itu sangat berbeda kondisinya, baik saat melihat matahari terbit atau terbenam, musim dan sejenisnya. Lebih2 implikasinya dengan waktu sholat. Di kutub, ternyata matahari tidak pernah terbenam atau tebit selama enam bulan….!

Di hari terakhir, Ahad 25 April 2010; CASA bekerja sama Dewan Kyai, mengadakan Seminar Sehari tentang Astronomi dan Islam, membahas kriteria Taqwim Hijriyah di Indonesia. Disamping Pak Hendro, hadir pula Pak Mutho Ar didampingi Pak Sofwan Jannah dari LP2IF RHI. Seminar diikuti sekitar 100 peserta dari Lembaga Keagamaan di Surakarta, perwakilan Ormas Islam, dan Takmir Masjid serta Pesantren se Solo Raya. Acara berlangsung di Kantor Assalaamlantai 2, dan berakhir sekitar jam 14:00 WIB.

Siang harinya, CASA Putri mengadakan Lomba Cerdas Cermat Astronomi antar Santri di Aula Santriwati. Acara berlangsung hingga sore hari.

Malam harinya, CASA menggelar acara penutupan, untuk Putra di Kantor Assalaam lantai2, dan CASA putri di Aula Santriwati.

Sampai jumpa Astronomy Day 2011….

Welcome To Pesantren, Astronomi…

One People – One Sky.

Bringing Astronomy To The People

Iklan

7 Tanggapan

  1. Iya juga yah …
    sepertinya pesantren diarahkan tidak untuk merambah dunia kauniah secara mendalam, cukup tahu saja…

    BTW nice info gan 😀

    Suka

  2. senang rasanya masih bisa berkunjung di rumah sahabat di akhir pekan ini, salam dari kalimantan tengah 09:37

    Suka

  3. Salam kenal …!!!!!!!!
    Saya tertarik dgn postingan anda…

    Rizki
    Universitas Andalas

    Fakultas MIPA

    Fakultas Teknik

    Jurusan Teknik Elektro

    Suka

  4. kalo dicermati pendidikan di pesantren jauh lebih hebat jika dibanding dengan pendidikan di luar pesantren…. mengapa?
    karena dipesantren diajari ilmu yang super kompek, mulai dari : kebersihan, seksual, kepribadian, bisnis, kepemimpinan, ibadah syariah dll

    ini menurut saya lho…

    Salam kenal
    ———————-
    Fauzi

    Suka

  5. menyongsong datangnya bulan Romadhon, mari kita mempersiapkan diri untuk hati yang lebih bersih dan rasa saling menghormati. mohon maaf kalau komentar ini sekedar menyapa, tidak sesuai dengan isi postingan 22:16

    Suka

  6. Bagus.. biar dunia islam lebih tergugah untuk mencermati dan megadakan penelitian sekaligus pembuktian isi kandungan alquran

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: