Diklat Falak di STAINU Kebumen

Falak <> Falaq

Falak <> Falaq

STAINU Kebumen menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Falak bagi utusan KUA  dan guru bidang studi PAI se-Kebumen, dengan jumlah 40-an peserta  di Kampus setempat. Acara berlangsung selama 3 hari (13-15/1), dan di hari terakhir diakhiri dengan praktek berupa pengamatan Gerhana Matahari Sebagian.

Diklat Ilmu Falak pada 13 – 15 Januari 2010 ini sebenarnya lebih bertumpu pada pengukuran arah kiblat. Selama 2 hari pertama materi diberikan Pak Ma’rufin, teori  dalam bentuk dasar-dasar falak dan arah kiblat beserta aplikasinya. Hari kedua dilakukan aplikasi dengan mengukur di 3 tempat sekaligus, dimana 2 lokasi berada di luar STAINU Kebumen dan merupakan pengukuran resmi karena dihadiri takmir setempat.

Materi hari ketiga tentang Hisab dan Rukyat Kontemporer saya sampaikan dan dilanjutkan oleh oleh Pak Mutoha (dalam 3 sesi sekaligus).  Pada jam pertama, beripa gambaran mengenai hisab dan rukyat. Pada sesi kedua,  masih hisab dan rukyat kontemporer namun sudah disertai pendalaman. Ada pula simulasi yang ditampilkan lewat  Starry Night dan juga sedikit menyentuh persoalan gerhana yang akan terjadi sore harinya.

Simulasi Arah Kiblat

Simulasi Arah Kiblat

Materi ketiga, dilaksanakan setelah shalat Jumat (pada jam 2 ke atas), dan dilaksanakan simulasi rukyat di lapangan dengan menggunakan mata telanjang dan alat. Bersamaan dengan simulasi rukyat, juga dilaksanakan observasi gerhana matahari sebagian. Namun sangat disayangkan, selepas Jum’at, sekitar jam 2 siang, hujan turun cukup deras, baru reda menjelang jam 3 sore.

Sesi Gerhana mulai sekitar jam 3, namun awan tebal masih menyelimuti, dan meski ditunggu hingga selesainya Gerhana; awan belum juga beranjak dari posisi matahari.

Diklat ini merupakan kegiatan diklat ilmu falak pertama yang digawangi STAINU Kebumen. STAINU punya harapan besar untuk menjadi center of research di bidang falak khususnya aplikasi ara kiblat di Kebumen, yang akan diikuti dengan sertifikasi dan verifikasi.

Observasi GMC di Kebumen dalam acara Pelatihan Ilmu Falak di STAINU Kebumen ini terkendala mendung yang menutup posisi Matahari saat gerhana berlangsung sehingga perlatan observasi yg disediakan tidak berfungsi maksimal. Namun demikian saat masih cerah sempat dilakukan observasi thd bintik no 1040 di permukaan Matahari.

Penutupan Diklat oleh Ketua LP3EM

Penutupan Diklat oleh Ketua LP3M

Berikut sebagian Galery:

Iklan

7 Tanggapan

  1. wah,,, bisa nentuin donk kapan ramadhan n idul fitri.. hehehe

    Suka

  2. ke kebumen, mampir ke purworejo ga pak? hehe

    Suka

  3. Gambarnya bagus, mas. Saya pengin tahu tentang teleskop yang digunakan. Kalo beli harganya berapa ya? Terus gimana caranya supaya bisa konek dengan komputer?

    saya siap bantu…tinggal kreasi saja…salam

    Suka

  4. asik yah kalo ngerti astronomi.
    tapi perhitungan bulan ramadhan apa hanya dengan melihat bulan??

    Suka

  5. makin mantap aja neeh informasinya : )

    Suka

  6. lucu banget ya n mantep abizzzzz gokil ment………

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: