Gelombang Suara

Gelombang Suara

Gelombang Suara

Diantara materi yang cukup sulit dipahamkan ke anak didik adalah tentang Gelombang, mekanik dan elektromagnetik. Pada materi gelombang suara (mekanik),  saya pastikan mereka melakukan praktikum menentukan kecepatan suara di udara dengan bantuan alat peraga. Alat tersebut adalah: Kabel seperlunya, Speaker, PSA, AFG, Pipa Organa, Sumber listrik (PLN), serta penggaris dan alat tulis.

Hasilnya, kalau pengambilan data serius serta prosedurnya benar;  maka dihasilkan kecepatan gelombang suara di udara berkisar 340 – 350 meter/sekon.  Kecepatan di dapat dari perkalian antara Panjang gelombang nyaring ke nyaring dalam pipa organa dan Frekuensi PLN.

DEFINISI SUARA:

Bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara jadi, gema adalah gelombang pantul/ reaksi dari gelombang yang dipancarkan bunyi.

Gelombang bunyi terdiri dari molekul-molekul udara yang bergetar maju-mundur. Tiap saat, molekul-molekul itu berdesakan di beberapa tempat, sehingga menghasilkan wilayah tekanan tinggi, tapi di tempat lain merenggang, sehingga menghasilkan wilayah tekanan rendah. Gelombang bertekanan tinggi dan rendah secara bergantian bergerak di udara, menyebar dari sumber bunyi. Gelombang bunyi ini menghantarkan bunyi ke telinga manusia,Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal.

Bunyi merambat di udara dengan kecepatan 1.224 km/jam. Bunyi merambat lebih lambat jika suhu dan tekanan udara lebih rendah. Di udara tipis dan dingin pada ketinggian lebih dari 11 km, kecepatan bunyi 1.000 km/jam. Di air, kecepatannya 5.400 km/jam, jauh lebih cepat daripada di udara Rumus mencari cepat rambat bunyi adalah v=s:t Dengan s panjang Gelombang bunyi dan t waktu

Suatu benda, misalnya gelas, mengeluarkan nada musik jika diketuk sebab ia memiliki frekuensi getaran alami sendiri. Jika kita menyanyikan nada musik berfrekuensi sama dengan suatu benda, benda itu akan bergetar. Peristiwa ini dinamakan resonansi. Bunyi yang sangat keras dapat mengakibatkan gelas beresonansi begitu kuatnya sehingga pecah.

Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.

KUALITAS SUARA:

Bunyi kereta lebih nyaring daripada bunyi bisikan, sebab bunyi kereta menghasilkan getaran lebih besar di udara. Kenyaringan bunyi juga bergantung pada jarak kita ke sumber bunyi. Kenyaringan diukur dalam satuan desibel (dB). Bunyi pesawat jet yang lepas landas mencapai sekitar 120 dB. Sedang bunyi desiran daun sekitar 33 dB.

Kalau kereta yang ini, sepertinya lain…

Kereta Api Modern

Kereta Api Modern

Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.

SUARA AUDIO:

Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.

Telinga Manusia

Telinga Manusia

Gambar di atas menjelaskan tugas telinga, yakni menangkap gelombang suara dan merubah nya menjadi signal untuk dikirim ke otak:

  • Pertama, suara mencapai pinna, lalu dikumpulkan melalui Ear Canal.
  • Suara itu mengakibatkan Eardrum (gendang telinga) bergetar.
  • Getaran dilanjutkan oleh tiga buah tulang yaitu, anvil, hammer, dan Stirrup.
  • Tiga buah tulang itu juga berfungsi sebagai “penahan”.
  • Setelah itu getaran suara mencapai Cochlea yg mana terdapat jutaan rambut halus yg bergetar dan mengirim signal ke otak.
  • Inilah yg kita persepsi sebagai sound.

SUARA BARU:

Ada suara asli, ada pulan yang sudah ndak asli, itulah gema. Gema terjadi jika bunyi dipantulkan oleh suatu permukaan, seperti tebing pegunungan, dan kembali kepada kita segera setelah bunyi asli dikeluarkan. Kejernihan ucapan dan musik dalam ruangan atau gedung konser tergantung pada cara bunyi bergaung di dalamnya.

EFEK SUARA:

1. Suara yang Merdu nan menyejukkan:

Suara Anak Tilawah:

Suara Anak Tartil:  (Hasan bin Abdullah Al Awadh) :

Suara Dewasa Tilawah:

2. Suara Alert:

Agar berhati2 dengan suara, camkan kalam ALLOH dalam QS Al-Qomar (54) ayat 31…!

“Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.”

Iklan

4 Tanggapan

  1. Subhanallah ….. 🙂

    Suka

  2. tanya pak,

    bagaimana bentuk (visualisasi) gelombang suara sesungguhnya di dunia nyata (3 dimensi)?

    misal. seorang ayah berteriak dari ruang tamu memanggil anaknya yg sedang berada di kamar. bgmn bentuk sesungguhnya dari gelombang suara tsb, apakah dia menembus tembok atau melewati pintu kamar yg terbuka sehingga terdengar oleh si anak?

    terima kasih

    suara itu berupa gelombang longitudinal. gelombang ini punya energi, energi ini akan menubruk semua benda yang dilewatinya termasuk udara, diding kamar, pintu, dll.
    suara yg didengar anaknya di dalam kamar adalah suara yang gelombangnya mengalir bersama aliran udara di sekitar, dan akhirnya sampai ke telingan anak.
    coba kalau kamar tertutup rapat, kekuatan mendengar akan berbeda.
    coba kalau tidak ada udara (hampa), maka gelombang suara tidak bisa lewat, dan anak tidak mendengar….salam

    Suka

  3. Assalamu Alaikum.
    maaf mengganggu pak, saya mau tanya,
    suara kan gelombang logitudinal, gelombang logitudinal kan adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang SAMA (capslock: penekanan) merambat melalui media.

    nah yang saya mau tanyakan pak, jika pada sebuah kasus ini terdapat 3 orang, satu orang yang meneriak, satu yang mendegar dengan jarak 10m dan satunya lagi yang mendengar 25m dari yang berteriak. dari teriakan tersebut hanya org yg jarak 10m yang mendengar sementara yang 25m tidak. itu prosesinya bagaimana pak sampai terjadi seperti itu, mengingat suara memiliki getaran yang sama?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: