Hilal Penutup Syawwal 1430 H

Hilal Penutup Syawwal

Hilal Penutup Syawwal

Hilal Tua atau Waning Crescent bulan Syawwal 1430 H bisa diamati pada dua hari berturut-turut, yakni Sabtu dan Ahad (17 & 18 Oktober 2009) pagi hari sesaat setelah Moonrise dan sebelum Sunrise. Pada Sabtu pagi Bulan Sabit penutup Syawwal 1430 H itu bisa saya amati dari area persawahan di dusun Bendo desa Ketitang kc. Juwiring kab. Klaten. Meski masih lumayan tinggi, namun Hilal hari berikutnya sudah sangat sulit diamati, bisa dipastikan gagal. Dan ini yang saya alami.

Ijtima’ atau konjungsi Bulan – Matahari akan terjadi pada hari Aha, 18 Oktober 2009 pukul 12:33 WIB.

Observasi Hari Pertama: (Sabtu, 17 Oktober 2009)

Pada Sabtu 17 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 31 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 64 menit, elongasi Bulan – Matahari = 17 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41’S, 110°44’E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Terdapat sebaran awan/scatter clouds).

c. Alat yang digunakan :
1.  Binokuler 7 x 35 mm dsb
2. HP nokia 9300i
3. DSLR Canon Camera

d. Waktu saat terjadinya sunrise :
Matahari benar-benar teramati menyentuh horizon = 05:20 LT

e. Waktu saat Hilal Tua terakhir kali terlihat:
Jam 05:18 LT pada altitude = 16 deg

f. Orientasi Hilal Tua.
Mengikuti pola jam : 4 – 7

g. Warna Hilal Tua, sebagai berikut:

Hilal penutup Syawwal 1430 H
Hilal penutup Syawwal 1430 H

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

i. Sebagian galery …

Ada Hilal, ada planet Venus, ada pula Fajar Shadiq

Ada Hilal, ada planet Venus, ada pula Fajar Shadiq

Observasi Hari Kedua: (Ahad, 18 Oktober 2009)

Pada Sabtu 18 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 7 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 20 menit, elongasi Bulan – Matahari = 6 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41’S, 110°44’E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Terdapat sebaran awan/scatter clouds).

c. Alat yang digunakan :
1. Binokuler 7 x 35 mm
2. HP nokia 9300i
3. DSLR Canon Camera

d. Waktu saat terjadinya sunrise :
Matahari benar-benar teramati menyentuh horizon = 05:19 LT

e. Waktu saat Hilal Tua terakhir kali terlihat:
Negatif===

f. Orientasi Hilal Tua.
Negatif===

g. Warna Hilal Tua, sebagai berikut:

Negatif===

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

i. Galery observasi…

the sun is rising...
the sun is rising…
the Sun is beautiful
the Sun is beautiful
Iklan

3 Tanggapan

  1. pak, mau tanya. bulan syawal berakhir tanggal berapa masehi? apa tanggal 17/18/19?
    lha saya ngitungnya kn tanggal 20 = 1 syawal. jadi bearkhirnya tanggal 20 kemarin. saya puasa syawal terakhir tanggal 20 kemarin pak

    karena Bayu belum paham, insya Alloh puasanya sah. Besok lagi belajar falak juga ya…biar puasa kita benar2 berilmu….salam

    Suka

  2. wah, ternyata memang mesti banyak belajar nih pak. saya kira lama bulan antara 29-30 hari…

    Suka

  3. lek kiamat yow wezzz rek gak ngijeni rek. ajur wezzzzz bah bahno..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: