Kapan 1 Syawwal 1430 H..?

Kapan 1 Syawwal 1430?

Kapan 1 Syawwal 1430?

Bulan suci Ramadhan 1430 H sedang kita jalani dan akan segera kita sambut bulan Syawwal 1430 H. PP Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor : 06/MLM/I.0/E/2009 mengumumkan penetapan tanggal 1  Ramadhan 1430 H berterpatan dengan hari Sabtu Pahing, tanggal 22 Agustus 2009, dan dan 1 Syawwal 1430 H bertepatan dengan 20 Septemer 2009.  Persis juga telah menetapkan hal serupa. Sementara NU memperkirakan juga pada tanggal masehi yang sama untuk Ramadhan. Sebagai orang awam, kita harus ikut mana, jikalau berbeda…?

I. Kapan 1 Syawal 1430 H?

Permulaan 1 Syawwal 1430 H secara hisab, insya Alloh akan jatuh pada tanggal masehi 20 September 2009, hari Ahad. Tetapi sebagai insan beriman, kita juga harus menyadari bahwa kita tidak boleh memastikan segala sesuatu yang belum terjadi. Jadi, apakah nanti akan benar-benar 1 Syawwal 1430 H jatuh tepat pada Ahad, 20 September 2009, atau maju bahkan akan mundur… Kita harus menunggu bila saatnya telah tiba.

Seperti kapan akan terjadi Kiamat, hanya Alloh SWT yang Maha Mengetahui. Begitu juga kapan 1 Syawwal 1430, kapan 1 Syawwal 1431, 1432,  1433, 1434,…dst.

”Kiamat berbeda dengan awal bulan, Ustadz….!” Ya benar, tetapi kalau hisab sudah sangat maju, mengapa Maklumat 1 Syawwal 1431 tidak juga diumumkan? Bahkan kita di era modern yang serba digital ini, melalui HISAB kita sudah bisa menghitung, kapan 1 Syawwal ribuan tahun yang akan datang…

Contoh sederhana:

1 Syawwal 9.999 H insya Alloh akan jatuh pada hari Kamis, 26 Juli 10.323 M

Begitulah….Alloh SWT telah menciptakan manusia dilengkapi dengan akal dan fikiran, manusia diberi akal untuk berfikir. ’Otak’ sebagai alat berfikir inilah yang akhirnya memunculkan beragam cara pandang terhadap satu objek kajian. Awal Ramadhan, Awal Syawwal, dan Awal Dzul Hijjah; adalah salah satu objek yang serupa. Karena cara pandang terhadap penentuannya berbeda antara satu dengan lainnya, maka orang akhirnya menjadi berbeda menjalaninya. Dari ke 3 objek di atas, yang sering menjadi polemik tidak berkesudahan ini, saya ambil satu saja yakni : Penentuan Awal Syawwal 1430 H.

Download Makalah : Menentukan 1 Syawwal 1430 H

II. Hisab dan Rukyah 1 Syawwal 1430 H:

1. Lokasi Banda Aceh/NAD:
•    Koordinat Banda Aceh (5° 31′, 95° 11′),
•    Tgl 29 Ramadhan 1430 H = 19 September 2009
•    Hari Ijtimak = Sabtu, 19 September 2009 jam 01:44 WIB
•    Sunset pada  18:36 WIB,  pada Azimuth=271° 24’
•    Pada saat Sunset, Moon alt= 4° 13’, Azimuth= 262° 44’
•    Moonset pada  18:57 WIB, Azimuth=263° 9’,
•    Kesimpulan  HILAL MUNGKIN DILIHAT
•    Peta Visibiltas Hilal : PERLU ALAT BANTU UNTUK MELIHAT HILAL

2. Lokasi Merauke:
•    Koordinat Merauke (-8° 28′, 140° 21′),
•    Tgl 29 Ramadhan 1430 H = 19 September 2009
•    Hari Ijtimak = Sabtu, 19 September 2009 jam 03:44 WIT
•    Sunset pada  17:34 WIT,  pada Azimuth=271° 16’
•    Pada saat Sunset, Moon alt= 4° 31’, Azimuth= 264° 46’
•    Moonset pada  17:57 WIT, Azimuth=263° 55’,
•    Kesimpulan  HILAL MUNGKIN DILIHAT
•    Peta Visibiltas Hilal : PERLU ALAT BANTU UNTUK MELIHAT HILAL

III. Saat Menentukan 1 Syawwal 1430 H:

  1. Saat Ijtimak / Konjungsi Bulan dan Matahari terjadi pada Sabtu, 19 September 2009 jam 01:44 WIB. Untuk memahami secara praktis tentang ijtimak/konjugsi, adalah persis saat terjadi Gerhana Matahari Total/Cincin/Sebagian, karena posisi Matahari dan Bulan sebujur dan selintang di langit.
  2. Hari Sabtu, 19 September 2009 inilah saat atau waktu untuk melakukan penentuan Awal Syawwal 1430 H, yakni saat GHURUUB/SUNSET (Matahari terbenam).
  3. Hari Sabtu, 19 September 2009 saat Sunset itulah saat mengamalkan Hadits di atas ( tentang rukyah). Karena bertepatan secara HISAB dan RUKYAH, dengan tanggal 29 Ramadhan 1430 H (bulan sebelum Syawwal).
  4. Pada saat itu, 19 September 2009, MUHAMMADIYAH dan PERSIS, serta penganut kriteria WUJUDUL HILAL (Hilal telah ada) telah menetapkan berdasarkan Hisab (Perhitungan ilmu Falak-Astronomi), dimana Hilal sebagai penentu awal Syawwal 1430 H adalah POSITIF/DI ATAS UFUK pada saat Hilal harus diRUKYAH.
  5. Pada saat itu, 19 September 2009, NU dan Depag, MUI, serta penganut kriteria MAUJUDUL HILAL (Hilal terlihat ada) akan melakukan pengamatan atau observasi atau RUKYAH Hilal untuk memastikan hasil Hisab (Perhitungan ilmu Falak-Astronomi), dimana Hilal sebagai penentu awal Syawwal 1430 H adalah memang BENAR POSITIF/DI ATAS UFUK pada saat Hilal harus diRUKYAH.  Peluang hasil Rukyah pada hari ini akan ada dua:

Bila – atas idzin Alloh SWT – Hilal TERLIHAT, maka esoknya sudah harus berbuka alias sudah memasuki 1 Syawwal 1430 H. Dan 1 Syawwal 1430 H = 20 September 2009 M.

Bila – atas idzin Alloh SWT – Hilal TIDAK TERLIHAT, maka perintah Rasululloh SAW lewat hadits di atas adalah agar ISTIKMAL (digenapkan) jumlah bilangan hari dalam bulan Ramadhan. Karena saat dan waktu RUKYAH itu adalah tanggal 29 Ramadhan 1430 H, maka genapnya menjadi 29 + 1 = 30. Jadi esok hari (20 September 2009) adalah masih tanggal 30 Ramadhan 1430 H. Dan 1 Syawwal 1430 H = 21 September 2009 M.

IV. Beragam Penentuan 1 Syawwal 1430 H:

1. Pemerintah RI

Pada 19 September 2009, selepas magrib; Insya’ Allah sidang itsbat Pemerintah RI yg dipimpin Menteri Agama akan menetapkan 1 Syawwal 1430 H jatuh pada hari Ahad tanggal 20 September 2009.

2. Pemerintah Saudi Arabia:

Pemerintah Saudi Arabia juga Insya’ Alloh akan menetapkan 1 Syawwal 1430 H = 20 September 2009 M.

3. Beberapa Ormas Islam di Indonesia:

  • MUHAMMADIYAH, 1 Syawwal 1430 H  = 20 September 209 M,
  • PERSIS, 1 Syawwal 1430 H  = 20 September 209 M,
  • NU, menunggu sidang Itsbat Pemerintah, jadi ada peluang , 1 Syawwal 1430 H  = 20 September 209 M,
  • HTI, Dewan Syuro PKS dll Insya’ Alloh juga akan memasuki pada hari yang sama.

4. Beberapa Jama’ah:

  • Jama’ah thariqah Naqsyabandiyah Padang (dengan anggota jama’ah +/- 35 orang) akan berlebaran pada hari Jumat 18 September 2009, berdasarkan sistem hisab yang mereka yakini yakni hisab urfi putaran golek limo.
  • Jama’ah an-Nadhir di Gowa (Sulawesi Selatan) akan berlebaran pada Sabtu 19 September 2009 berdasarkan “rukyat” pasang naik air laut.
  • Thariqah Naqsyabandiyah Jombang (dengan anggota jama’ah +/- 5.000 orang) akan berlebaran pada Senin 21 September 2009 karena kemungkinan besar rukyatul hilaal yang mereka selenggarakan pada Sabtu senja 19 September 2009 tidak akan menghasilkan data bahwa hilaal telah nampak (visibel) mengingat rukyat dilakukan dengan mata telanjang.

Download Makalah : Menentukan 1 Syawwal 1430 H

Wa Alloh a’lam….

Iklan

10 Tanggapan

  1. salam silaturahim, syukrn pak telah mengunjungi blog sy, alhamdulilah sy bersyukur sX bs nemuin blog yg sangat bermanfaat ini, apalagi informasi tent.penentuan jadwal syawal yg sebentar lagi akan ada di dpn mata. semoga terus eksis pak.!!!!!!!

    amien…terima kasih balik, salam jihad …. salam

    Suka

  2. Bagus juga se sudah diciptakan software semacam itu tapi yang lebih penting adalah merekomendasikan software tersebut pada para tokoh agama.

    Suka

  3. SYUKRON, atas informasinya, ane izin coPas ya, hari sabtu Update-ya. 🙂 I’Tikaf yu di 3 malam Ganjil yang tersisa ini, malam 25,27,29 Ramadhan.

    Suka

  4. knapa selalu sidang Itsbat dan rukyat dilaksanakan pd satu hari sbelumnya dan pd jam2 org mau shalat tarawih, apakah bisa agak sorean dikit sebelum berbuka puasa atau dua hari sebelumnya supaya tdk membingungkan sebagian org yg mau ibadah tarawih

    Suka

  5. walah lenkap, mumet malam2 bacanya .. 🙂

    saya percaya saja kepada yg ahli …

    Yang mau mudik naik mobil pribadi boleh mampir ke blog saya
    http://richocean.wordpress.com/2009/09/15/tips-mudik-mobil-pribadi-bandung-malang-lewat-jalur-tengah-jawa/

    Buat rekan2 yang mau berikirim2 ucapan Idul Fitri, boleh mampir ke tempat saya,
    http://richocean.wordpress.com/2009/09/14/kirim-sekarang-ucapan-idul-fitri-anda/

    atau jika sempat main ke blog saya ttg wisata alam:
    http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/

    salam kenal 😆

    Suka

  6. Alhamdulillah…
    semoga saja hari raya Idul fitri tahun ini bisa kita rayakan serentak diseluruh negeri..
    agar rasa kebersamaan dan kekompakan umat islan dinegeri ini semakin erat dan kuat…
    bukan berarti selama ini perbedaan dalam merayakan hari raya idul fitri kita beda terus membuat rasa persatuan dan kesatuan kita melemah…
    ini dikarenakan masih2 kubu memiliki pandangan dalam menentukan hari raya idul fitri jatuh pada tanggal berapa.

    semoga saja hari raya ini bisa kita laksanakan serentak…
    agar rasa kesatuan dan persatuan antara umat beragama agar perpecahan diantara kubu bisa semakin berkurang dan bisa saling mendukung…

    semoga kita bisa kembali ke fitri…
    dan kita bisa kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan tahun depan….Amin..

    Suka

  7. semoga lebarannya bareng semua deh…met leberan pak AR

    Suka

  8. Alhamdulillah, hari idul fitrinya mayoritas bisa serempak.
    Taqobbalallohu minna wa minkum. Mohon dimaafkan atas segala salah dan khilaf. Selamat idul fitri..

    Suka

  9. Selamat Idul Fitri
    1 Syawal 1430 H

    Taqobbalallahu minna wa minkum
    Taqoballah ya karim
    Minal aidzin wal faizin
    Mohon Maaf Lahir Batin

    Suka

  10. what a great site and informative posts, I will add a backlink and bookmark your site. Keep up the good work!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: