Gaji DPR vs Gaji Guru

Gaji DPR>>Guru

Gaji DPR>>Guru

Bila Anda seorang Guru, pasti Anda paham betul gaji Anda tidaklah cukup untuk hidup selama sebulan. Kalau gaji Anda cukup untuk hidup sebulan, bisa dipastikan Anda adalah guru yang masih bujangan. Bila Anda sudah berkeluarga, pasti pas-pasan atau bisa jadi tidak cukup; apalagi Anda sudah punya anak, dan anaknya lebih dari satu…

itulah jeritan sebagian besar guru di negeri gemah-ripah loh jinawi ini…

Sebentar lagi, kita akan memilihi calon wakil kita di kursi Dewan, baik daerah maupun pusat.

Sebelum kita memilihi, mari kita lihat data-data berikut yang saya dapat dari email seorang rekan yang kini sedang studi di Leeds University di London – UK. Atau kalau mau buka sumber aslinya di [ Kabari News ] ini.

The Most Valuable Job in 2009

Pemilu 2009 adalah pemilu yang melibatkan calon anggota legislatif (caleg) terbanyak. Namun demikian, diprediksi Pemilu 2009 ini adalah pemilu dengan peserta yang paling sedikit di antara pemilu-pemilu sebelumnya.

Banyak anggota masyarakat calon pemilih aktif yang enggan
meng-gunakan hak pilihnya. Hal ini diduga disebabkan karena (terlalu) banyak anggota Dewan tidak melaksanakan amanah sebagaimana janji yang pernah mereka lontarkan
ketika masa kampanye. Mereka lebih suka tidur atau nyambi pekerjaan lain pada saat bertugas.
Sebenarnya, berapa sih gaji para anggota DPR RI?
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu :
Gaji rutin perbulan, rutin non perbulan, dan sesekali (insidentil)

Gaji Rutin Per Bulan, meliputi :
§         Gaji pokok                                :     Rp     15.510.000
§         Tunjangan listrik                   :     Rp      5. 496.000
§         Tunjangan Aspirasi              :     Rp       7.200.000
§         Tunjangan Kehormatan     :     Rp       3.150.000
§         Tunjangan Komunikasi       :     Rp     12.000.000
§         Tunjangan Pengawasan      :     Rp       2.100.000

Total (per bulan)                              :     Rp     46.100.000

Total Pertahun                                  :     Rp   554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama.

Gaji non bulanan atau non rutin, meliputi :
§         Gaji ke-13 (tiap bulan Juni) :     Rp     16.400.000
§         Dana penyerapan (reses)     :     Rp     31.500.000

Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total
selama pertahun totalnya sekitar :   Rp 118.000.000,-

Gaji sewaktu-waktu yaitu:
§         Intensif pembahasan rencangan
undang-undang dan honor melalui Uji Kelayakan dan

Kepatutan (per kegiatan)       :    Rp    5.000.000
§         Dana kebijakan intensif legislatif (per RUU)

:  Rp    1.000.000

Jika dihitung jumlah keseluruhan, maka gaji yang diterima
anggota DPR dalam setahun mencapai hampir

—> 1 milyar rupiah.

Data Tahun 2006 menunjukkan bahwa jumlah per tahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan di Tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.

Jika dianggap kenaikannya linier per tahun; maka untuk
periode 2009-2013 akan diterima sebesar Rp. 4.5 miliar (ini penghasilan minimal atau bruto, belum termasuk sabetan-sabetannya) .
Gaji anggota PR RI ini setara pendapatan gaji guru SD yang Cuma Rp 2 juta per bulan selama 170 tahun. Subhaanallah… !

Maka pantaslah jika mereka mengejar kursi DPR dengan segala
daya upaya, bahkan ada yg menghabiskan 1 miliar, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

Di China, kalau pejabat tidur saat rapat langsung dipecat, lihat [ Nusantara News ].

DPR yang 'SARE' saat rapar

DPR yang 'SARE' saat rapar

Tak hanya itu, Presiden SBY juga beberapa kali marah, karena pejabat dinasehatimalah pada ngorok…

Berikut Video – Liputan6 SCTV – Pak SBY yang sedang marah itu:

kata bang Iwan, dalam syair lagunya:

Mengapa gaji guru Oemar Bakrie …

seperti di kebiri….iiii ……hhi…! ..uuu whu….!

Bakrie, Bakrie….

Video lagu Oemar Bakrie, by Iwan Fals:

Iklan

23 Tanggapan

  1. Itu gaji wakil Parpol, bukan ‘wakil rakyat’. Jika mereka adalah wakil rakyat, gaji mereka mestinya disesuaikan dengan UMP atau UMR, mereka pun harus memiliki sense of crisist.

    Gaji besar dan berbagai peluang lain serta kemudahan dan prestise, membuat orang bersedia merogoh kocek dalam2 untuk duduk di DPR(D), dan money politic serta loby2 politik pun menjadi subur, dan….apa yang bisa diharapkan banyak dari praktik demikian untuk merubah masa depan bangsa ini ?
    Salam dari tenggara pulau kalimantan, kunjungi bila ada waktu di http://www.imisuryaputera.co.cc

    salam balik pak Surya, salam…

    Suka

  2. memang seharusnya semua orang tahu besaran gaji minimal setiap keprofesian,
    tidak usah berusaha di tutup-tutupi, (gaji pres, menteri, gub, bup, angg dpr)
    tapi juga jangan terlalu diumbar (spt keluhan betapa kecilnya gaji seorang guru swasta di daerah)
    transparansi kayaknya akan makin membuka wawasan kita bagaimana sebuah profesi dihargai oleh para pihak terkait

    Suka

  3. […] jeritan sebagian besar guru di negeri gemah-ripah loh jinawi ini… Selengkapnya di [ Gaji DPR […]

    Suka

  4. mungkin karena itu, seolah sekarng DPR “menerima lowongan pekerjaan” dan yang nglamar berjbun

    Suka

  5. Klo emang mereka beneran wakil rakyat harusnya harta bendanya ga malah makin menumpuk melainkan makin berkurang.
    Setahuku waktu jaman rosul n sahabat pemimpin tu yang rela hartanya di pake n ga minta gaji yang lebih gede dari rakyatnya.

    Suka

  6. lupa, sepakat klo anggota dpr ato pejabat yang lainnya dari atas ampe bawah, klo molor waktu rapat ato tugas kenegaraan wajib di pecat n yang korupsi sediakan peti mati plus peluru buat eksekusi. Masa maling ayam punya satu orang aja dipenjara 5 taun, maling duit rakyat kok ga di hukum ato hukumannya disamain kayak maling ayam.
    Mana keadilan?

    Suka

  7. modal untuk jadi anggota buanyak pak, jad wajar kalau gaji mereka banyak. juga jangan terlalu diharap kerja mereka, karena mereka memikirkan untuk menegmbalikan modal. bukan menepati janji. mereka patut dikasihani…kasihan mereka dah pinter cari duit gak inget dengan janjinya kalau bapak/guru-guru khan tidak termasuk orang-orang yang lupa ingatan

    Suka

  8. Solusinya jadi guru plus menekuni online earning, jika satu kali review dihargai $5 dalam satu hari mengerjakan 3 review kalikan 1 bulan sudah lumayan pak, kebetulan saya seorang dosen alias guru juga, tetapi masih bersyukur Allah masih mencukupkan rejeki…Semua hal disyukuri saja, Jika mereka tidak amanah semoga Allah yang membalasnya..

    Suka

  9. wah,,apa qaji yang begitu besar ini sebagai suatu solusi yang di buat untuk mencegah kemungkinan korupsi di bagian kubu DPR karena sudah begitu banyak nya dana yang dikeluarkan untuk merebut kursi tersebut,,??klo gitu mengapa masih banyak yang telad,,??waduhh,,sampai kapan ya,cita-cita kita tercapai,,?? Indonesia yang makmur,,,bebas dari korupsi,,????

    Suka

  10. memang udah dekat kiamat…..

    Suka

  11. setuju pak!guru harus lebih dipentingkan daripada para pejabat!karena pejabat lahir juga dari kerja keras para guru!!!nice post!

    Suka

  12. tolong gajih para anggaota dewan to di kurangi saya kira 3 juta pee bulam juga cuukup kerjanya juga cuma molor,,,,,totototo

    Suka

  13. oya kawan gimana kalo kta bwat kkomunitas buat berantas koruposi sampai ke bawah bila perlu kita bunuh saja okeee

    Suka

  14. Gaji guru dibandingkan dengan tunjangan telepon anggota DPRsaja masih kalah banyak, mau apa?
    Memang begitulah guru indonesia,
    susah dan menderita adalah makanannya setiap hari.
    Aku kadang bingung membedakan apa sih bedanya pemerintahan ri dengan penjajahan jepang?
    Ya mungkin aku belum pernah merasakan penjajahan jepang,
    tapi kalau sekarang yang kutahu susah dan tak ada kepastian dalam berusaha dan kepastian hukum.

    Suka

    • tul… btl…btl…. malah kdang aku berpikir, mgkin klo msh d jjh jpang n jd persmakmrn, kt tmbah enak hdupy….byk cnthnya…hehehe…miumet deh….

      Suka

  15. Hal ini memang salah satu efek negatif dari reformasi. Biaya untuk menyelenggarakan kegiatan politik sangat besar. Untuk pemilu 2009 sampai sidang umum MPR-DPR, menghabiskan dana sekitar Rp 40 trilyun. Jika gaji anggota MPR-DPR diakumulasikan selama 5 tahun, maka bisa menghabiskan dana Rp 200 trilyun yang berarti 20% dari APBN tahun 2010…

    Suka

  16. kenapa anggota dewan yang sekarang banyak yang tidak memperhatikan rakyatnya? kenapa masih banyak yang korupsi? tidak cukupkah dengan gaji yang sebesar itu???

    Suka

  17. sabar sabar, saya juga prihatin liat keadaan DPR yang seperti itu. Sudah digaji besar tapi kerja gak max.
    Do’a in saya semoga aja saya bsa masuk ke lingkungan DPR dan dpt memperbaikinya.
    Tapi saya masih awam bgt tentang DPR dan berharap bgt bisa masuk u/ngerubah maklum lah baru kls 2 SMA.hehe
    Doain aja biar tercapai harapan saya, saya udah siap ko jadi orang yg terkucikan dlm lingkaran itu nanti karena berusaha pegang teguh kejujuran dan bersih.hehe

    Suka

  18. Gaji DPR VS Gaji GURU WIYATA BHAKTI, jangan ditanya………….

    Suka

  19. Pak , tampaknya bisa juga dihitungkan gaji berdasarkan dinar emas atau dirham perak. Seperti diuraikan di-situs2 , dinar dirham , nilai/dayabeli kedua alat tukar tsb tidak berubah sejak zaman Nabi ; dinar ( 4,25 gram emas 22k ) senilai seekor kambing dan dirham ( 3 gram perak murni ) senilai seekor ayam. Pakar fisika tidak akan mengalami kesulitan utk perhitungan seperti itu. Sebagai bandingan , gaji guru 5 dirham per hari di zaman Umar ibn Khattab. Moga dgn hitungan2 para pakar fisika akan tergambar KEADILAN dan KESTABILAN alat tukar tsb.

    Suka

  20. miris liat negri ini

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: