• Asal Pengunjung:

  • FB:Pakar Fisika
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip Tulisan:

  • Komentar Terbaru

    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Ana Wahyudi di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Mochammad nova hendr… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    udiana di Software Silsilah (Trah)
    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Waktu subuh yang ben… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Rahmadmars di Gaji DPR vs Gaji Guru
    Widodo di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    konbud di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
    Budi Abu Ahmad di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
  • Tulisan Terlaris

  • RSS Jogja Astro Club

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Astronomi

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Rukyah Hilal Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Fisika Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Beasiswa

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Citra Matahari Kini:

  • Jumlah Pengunjung:

    • 2,398,164 orang
  • 50 Top Pencari:

Arah Timur-Barat Sejati

Barat-Timur

Barat-Timur

Bagaimana menentukan arah Timur dan Barat sejati?

Ini ada cara yg mudah, yakni dengan melihat posisi matahari saat jam tertentu. Untuk wilayah dimana saya berada yakni daerah yang memiliki koordinat lintang 7,5 LS derajat dan bujur 110,75 derajat BT, pada pertengahan Maret 2009 ini saya mendapat kemudahan untuk menentukan arah mata angin barat dan tumur serta selatan dan utara sejati. Hal ini disebabkan  …

karena pada sekitar 15-20 Maret 2009, posisi Matahari berada pada lintang 7,5 derajat wilayah selatan khatulistiwa.

Seperti kita tahu, bahwa mata angin merupakan panduan yang digunakan untuk menentukan arah. Umum digunakan dalam navigasi, kompas dan peta. Berpandukan pada pusat mata angin, maka kita akan melihat 8 arah yaitu dengan urutan sebagai berikut (mengikuti arah jarum jam):

1. Utara (0°)
2. Timur laut (45°): Terletak di antara utara dan timur
3. Timur (90°)
4. Tenggara (135°): Terletak di antara timur dan selatan
5. Selatan (180°)
6. Barat daya (225°): Terletak di antara selatan dan barat
7. Barat (270°)
8. Barat laut (315°): Terletak di antara barat dan utara

Utara, timur, selatan dan barat merupakan empat mata angin utama. Utara dan selatan menggambarkan kutub Bumi, manakala timur dan barat menentukan arah putaran Bumi. Matahari terbit di timur dan tenggelam di barat.

Untuk tanggal-tanggal tertentu, posisi matahari akan tepat di titik timur saat terbit, dan di titik barat sejatai saat terbenam. Namun pada saat terbit dan terbenam, kita justru tidak bisa melihat dengan pasti posisi matahari, maka pada jam 6 pagi atau jam 5 sore, posisi matahari akan bisa kita lihat dengan mudah dan tidak begitu menyilaukan.

Secara umum, tanggal 15 – 20 Maret 2009, sekitar jam 6:30 WIB atau jam 17:00, posisi matahari adalah di titik timur dan barat sejati.

Selanjutnya, arah tegak lurusnya adalah utara dan selatan sejati. Cara ini lumayan membantu kita untuk sekedar mengetahui arah mata angin dengan mudah. Bagi para guru, baik fisika, geografi atau yang memerlukan kepastian arah mata angin, moment baik inibisa kita manfaatkan untuk pembelajaran. Siap tahu, arah lokasi kita berada belum persis kita pahami…

Kalau mau agak presisi; data berikut merupakan posisi matahari pada saat di titik timur sejati, bila dilihat dari lintang 7,5 derajat:

  • jam 7 pagi pada 15 Maret 2009, atau
  • jam 6 pagi 19 Maret 2009.

Data ini pada saat matahari berada di titik barat sejati.

  • jam 17:00 pada tanggal 17 Maret 2009, atau sedikit tidak 100% tepat namun masih akurat adalah pada:
  • jam 17:00 pada tanggal 15-20 Maret 2009 jam 5 sore

Berikut simulasi pada jam 7 pagi tgl 15 Maret 2009 kemarin:

Posisi Matahari di Timur Sejati

Posisi Matahari di Timur Sejati

Saya pernah menulis tentang [ Mihaada ], dan ini memang salah satu dari rangkaian itu. Matahari pada setiap tanggal tertentu akan terbit dan terbenam di lintang 23,5 deg LS dan khatulistiwa dan akhirnya ke lintang 23,5 deg LU:

Bumi dan Mihaadaa Matahari

Bumi dan Mihaadaa Matahari

Selamat mencoba…

Iklan

6 Tanggapan

  1. blog ini benar2 berwarna pak guru. hormat pak.

    Suka

  2. Keren

    Suka

  3. pak, bisa saya minta tolong… saya mau tau indonesia ini katanya terletak antara 295-an derajat dari ka’bah. 295-an itu brrapa ya pak..?

    maksudnya arah kiblat muslim indonesia adalah sekitar 292 derajat sampai 296 derajat. Kalau Jawa Tengah, khususnya kota Solo Raya sekitar 294.5 derajat.

    292 derajat itu adalah satuan arah yang dihitung memutar dari arah Utara Sejati, lalu ke Timur Sejati=90 derajat. Lalu ke Selatan Sejati menjadi 180 derajat, lalu ke Barat Sejati menjadi 270 derajat. Nah 292 = 270 + 22 derajat. Maka arah 292 derajat dari Utara = 22 derajat dari Barat. salam

    Suka

  4. Pak, mengapa lebaran haji tahun ini berbeda2 di RI, bapak ikut yg mana?

    silahkan Bapak baca yg ini https://pakarfisika.wordpress.com/2010/10/27/kapan-idul-adha-1431-h/ … salam

    Suka

  5. mw tanya pak, apa definisi titik barat dan titik timur ? thanks

    secara astronomis, timur adalah azimuth 90 derajat, barat adalah azimuth 270 derajat….salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: