Traffic Blog ~ Kurva Normal

Kurva Normal

Kurva Normal

Hari Senin 2 Feb 2009 merupakan saat saya mencoba melihat kurva normal di statistik Blog PakarFisika dot WP. Penyebab terjadinya bentuk tarffics pengunjung di blog saya ini menjadi seperti kurva normal adalah momen GMC pekan silam. Tepat sepekan lalu yakni Senin 26 Jan 2009, adalah saat terjadinya fenomena alam berupa Gerhana Matahari Cincin yang bila saya lihat dari Solo berupa GMS.

Berikut kurva normal:

Grafik Kurva Normal dalam Statistika

Grafik Kurva Normal dalam Statistika

Selengkapnya perihal kurva normal saya pernah belajar statistika, namun baru menyadari setelah hidup di dunia nyata; bahwa semuanya berlalu dalam kurva normal ini.

Presentasi Power Ponit tentang Kurva Normal ada di [ Yuli Himatif ] ini.

Menurut kurva normal, orang kaya itu sedikit, orang miskin itu sedikit, tetapi yang banyak adalah orangyang pas-pasan atau sedang-sedang saja. Jadi kebanyakan orang itu ya…tidak terlalu kaya juga tidak terlalu miskin. Yang ekstrim itu sedikit tetapi mayoritas adalah yang biasa-biasa. Ooo iya juga ya…

Kembali ke traffics blog saya, kok juga nampak begitu, hanya ini bukan mengikuti watak kurva normal seperti dalam definisi di atas. Tetapi lebih karena faktor ‘x’; sehingga justru mayoritas menjadi di sisi samping kurva, sementara puncak kurva adalah hanya sebuah kejutan.

Berikut kopian traffics pada 2 Feb 2009:

Kurva Normal Traffics PakarFisika

Kurva Normal Traffics PakarFisika

Sehari menjelang Gerhana, jumlah pengunjung sebanyak 908 orang (menurut WP admin tidak tercatat), lalau setelah gerhana jumlahnya 1.302 orang. Eh…, pada hari H Gerhana Matahari Cincin, melonjak ke angka 4.860 orang. Yah…itung2 barokah GMC meski Solo hujan dan gagal melihat.

Pada saat tulisan ini saya buat, jadi point paling kanan yakni tanggal 2 Feb 2009 itu, tercatat 395 pengunjung.

Saya berusaha meningkat muatan di blog ini, baik dalam sisi saya sebagai guru, dunia pendidikan, dunia sekolah, dunia pelajaran, persoalan keagamaan, tafsir, bahasa arab, software, dan apa saja yang saya mampu; dan masih dalam kerangka tafsir kauniyah.

Saya sangat berterima kasih kepada semua rekan dan para blogger serta siapa saja yang berkenan mengunjugi blog saya, meski saya belum bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi Anda…semoga kemudahan senantiasa menyertai para pengunjung blog sederhana ini…amien 19x.

Iklan

3 Tanggapan

  1. seharusnya ditunjukkan kepada para pembaca luas areal yang mewakili hipotesa (hipotesis) sehingga para mahasiswa (misalnya) sebagai peneliti muda bisa mengenali luas dan cakupan hipotasanya.

    Suka

  2. 22 Okt 2009, 19.47
    Akan lebih bermakna jika “kurva normal” dilengkapi dengan pembagian luas arealnya, besaran simpangannya, serta contoh penggunaan analisis data. Ok… bagus !

    Suka

  3. sebaiknyaa ada contoh soaL’ny…agar lebih jelaz ^,^

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: