• Asal Pengunjung:

  • FB:Pakar Fisika
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip Tulisan:

  • Komentar Terbaru

    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Ana Wahyudi di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Mochammad nova hendr… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    udiana di Software Silsilah (Trah)
    pakarfisika di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Waktu subuh yang ben… di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    Rahmadmars di Gaji DPR vs Gaji Guru
    Widodo di Waktu Shubuh, terlalu cep…
    konbud di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
    Budi Abu Ahmad di Kapan Awal Ramadhan 1438 H dan…
  • Tulisan Terlaris

  • RSS Jogja Astro Club

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Astronomi

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Rukyah Hilal Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Fisika Indonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Info Beasiswa

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Citra Matahari Kini:

  • Jumlah Pengunjung:

    • 2,393,500 orang
  • 50 Top Pencari:

Josroyo menuju Kiblat

Kiblat Josroyo

Kiblat Josroyo

Perumahan Josroyo Indah adalah satu komplek perumahan di kawasan Jaten kabupaten Karanganyar. Perumahan ini memiliki tiga buah masjid, masing-masing dari barat ke timur dan dari yang paling tua ke yang muda; Muhajirin, Bani Saud, dan Istiqomah. Dari ketiga masjid ini, maka Masjid Muhajirin dan masjid Bani Saud secara resmi terhitung mulai sholat Shubuh pada hari Ahad, 7 Desember 2008 bertepatan dengan hari arofah 1429 H telah menghadap Kiblat sesuai kaidah Falakiyah Komtemporer.

Sehari sebelumnya, saya sudah melakukan koreksi atas arah kiblat di komplek perumahan Josroyo Indah Jaten Karanganyar itu, saat ada kajian ilmu falak bagi jamaah masjid Bani Saud. Namun karena ada salah satu jamaah yang memiliki kompas kiblat dengan skala 30º, ternyata arah kiblatnya masih benar. kondisi kurang nyaman karena adanya kebimbangan, maka pada Sabtu 6 Des 2008 malam, kembali koreksi arah kiblat dua masjid di kompleks Josroyo Indah dilakukan.

Acara dimulai dengan pengantar langsungdari pak Yusuf. Beliau adalah salah satu jamaah yang memiliki kompas kiblat, karena memang tugas beliau saat tertentu memerlukan fungsi dari arah kiblat. Ketua Takmir, pak Agung belum sempat memberi sambutan langsung acara dilanjut dengan penjelasan secara detail eksistensi dan multifungsi serta beragam metode penentuan arah kiblat yang paling valid tetapi juga mudah dilakukan.

Penjelasan saya lakukan sendiri didampingi pak Isfihani dari STAIMUS. Antusias jamaah luar biasa, meski hadirin tidak memenuhi seluruh arae masjid, tetapi mereka yang hadir malam itu adalah para jamaah tokoh kunci di perumahan Josroyo.

Arah kiblat sudah disingung oleh pak Yusuf, bahwa ia adalah salah satu syarat sholat kita sah adalah menghadap ke arah kiblat. Terlepas dari beragam penafsiran terhadap perintah menghadap kiblat; saya berupaya menjabarkan sedetail mungkin, supaya para jamaah benar-benar mantap karena memang atas dasar ilmu dan semata pengetahuan belaka.

Hal yang paling sulit dalam membahas arah kiblat, adalah bagaimana cara melakukan penentuan arah kiblat yang benar. Penentuan azimuth kiblat, sudah kita cek pakai Accurate times. Penghitungan manual juga kita lakukan, lalu hasilnya dicoba terapkan di lapangan. Ternyata hasilnya kembali pada koreksi awal.

Perhitungan manual menggunakan kalkulator Casio fx-5000F:

Dari arah Utara-Kiblat:

Q = arc cotan [sin (90º-lintang tempat) x cotan 68º 34’39”/sin (bujur tempat-39o 49’ 34”) – cos (90º-lintang tempat) x cotan (bujur tempat-39o 49’ 34”)

Koordinat Masjid Muhajirin:
Lintang Tempat = 7º 34’ 30”
Bujur Tempat = 110º 53’ 41”

Q = arc cotan [sin (90º-(-)7º 34’ 30”) x cotan 68º 34’39”/sin (110º 53’ 41” – 39o 49’ 34”) – cos (90º-(-)7º 34’ 30”) x cotan (110º 53’ 41”-39o 49’ 34”)

Q = arc cotan 0º 27’ 23.16”
Q = 65º 27’ 59.27”

Dari arah Barat-Kiblat (sudut):

Q = arc tan (cos lintang tempat . tan 21º 25’ 21”/sin (bujur tempat-39º 49’ 34”) – sin lintang tempat / tan (bujur tempat-39º 49’ 34”)

Koordinat Masjid Muhajirin:
Lintang Tempat = 7º 34’ 30”
Bujur Tempat = 110º 53’ 41”

Q = arc tan (cos 7º 34’ 30” . tan 21º 25’ 21”/sin (110º 53’ 41” – 39º49’34”) – sin 7º 34’ 30” / tan (110º 53’ 41” – 39º 49’ 34”)

Q = arc tan 0º 27’ 23.43”
Q = 24º 31’ 13.53”

Arah kiblat masjid Muhajirin ternyata masih kurang ke utara sekitar 18º. Koreksi ini dilakukan dengan beberapa metode yakni kompas, pengamatan via satelit, dan roshdul qiblat atau bayangan cahaya matahari esok pagi.

Arah kiblat masjid Muhajirin ternyata masih kurang ke utara sekitar 18º.

Kiblat lama dan kiblat kini

Kiblat Muhajirin lama dan kiblat kini

Arah kiblat masjid Bani Saud ternyata masih kurang ke utara sekitar 17º.

Kiblat lama dan kiblat kini

Kiblat Bani Saud lama dan kiblat kini

Malam itu juga shaff telah dibenarkan sesuai arah kiblat baru yang bersama dilakukan koreksinya. Arah karpet shaff segera dibenarkan. Josroyo kini telah mengarah kiblat, semoga amal ibadah yang mengharuskan dan megharapkan adanya ketepatan arah kiblat mambawa barokah bagi hidup dan kehidupan seluruh ummatIslam di kompkek perumahan tersebut.

Terima kasih:

  1. Pak Santo atas inisiatifnya, dan dokumentasi atau photo2nya
  2. Pak Anto dan Pak Agus atas antar-jemputnya
  3. Pak Yusuf atas koreksi via Kompas-Kiblatnya
  4. Pak Agung dan Pak Bambang atas kepercayaannya
  5. Para Jama’ah yang belum sempat saya sebut satau-satu…

Berikut dokumentasi acara malam itu…

Azimuth Kiblat kita adalah 294,5 derajat

Azimuth Kiblat kita adalah 294,5 derajat

Jamaah Masjid di Josroyo antusias belajar arah Kiblat

Jamaah Masjid di Josroyo antusias belajar arah Kiblat

Amal atas dasar Ilmu akan mebuahkan Iman

Amal atas dasar Ilmu akan mebuahkan Iman

Koreksi Kiblat di Bani Saud

Koreksi Kiblat di Bani Saud

Takmir Masjid Bani Saud Josroyo

Takmir Masjid Bani Saud Josroyo

bersama Takmir masjid Muhajirin Josroyo

bersama Takmir masjid Muhajirin Josroyo

Iklan

3 Tanggapan

  1. jadi ingat sinetron ‘para pencari tuhan’. untung jamaah ndak ada yg minta kompensasi finansial atas ‘kesalahan’ kiblat sebelumnya…

    andai iya, mungkin mintanya ke arsitek awal kali, dan saya dapat berapa persen..? he he

    Suka

  2. Ust AR, wah jadi heboh rupanya (pada komentar : lha dhisik ki piye tho) sampai-sampai saya harus menjelaskan pada sholat Idul Adha dilapangan, di pengajian ibu-ibu, yang terakhir pada khotbah sholat jum’at, alhamdulillah gak ada yang minta kompensasi, jadi ust gak dapat persen nih………

    syukur alhamdulillah, saling memahami atas dasar ilmu memang membuat kebersamaan semakin terasa barokahnya. Salam katur jamaah josroyo, salam…

    Suka

  3. maaf nyempil sedikit. kalo soal arah kiblat yang ada di tulisan saya tentang arah kiblat (Komputasi Sains a la Pak Kyai) memang merupakan kisah asli dari guru saya yang kemudian saya analogikan ke dalam bidang ilmu komputasi sains. saya analogikan kepada contoh perhitungan posisi bintang yang diberikan oleh dosen saya ketika menjelaskan aplikasi dari komputasi sains.

    edofaqeeh.wordpress.com

    trim’s Mas Edo, kiblat memang urusan sensitif… salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: