Beramal atas dasar Ilmu, hati tenang.

Ngaji Falak

Ngaji Falak

Kamis (4/12) malam saya berkesempatan ikut ngaji bersama jamaah di sebuah masjid di perumahan Josroyo Indah Jaten kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Materi malam itu adalah ilmu falak. Ya, tidak jauh beda dengan ilmu astronomi terapan yang lebih ditujukan untuk kepentingan ibadah mahdloh. Hanya, ilmu ini masih relatif sepi dari perhatian Ummat. Pengajian dan kajian malam itu menghasislkan sebuah temuan yg membuat hati ini tenang dalam beribadah.

Kajian Ilmu Falak:

Acara malam itu sebenarnya adalah pengajian umum dan kajian sederhana tentang ilmu falak, khususnya menghadapi hari raya ‘Iedul Adha 1429 H yang akan segera datang ini. Syukur pelaksanaan sholat ‘Iedul Adha tahun ini kompak antara KSA dan Indonesia. Jadi kita bisa sehati dan seirama juga di masyarakat. Salah satu jama’ah 2 tahun lalu pernah mengalami kasus yang kurang menyenangkan perihal perbedaan hari raya ini, karena beliau kala itu masih mua’allaf. Hidayah Allah telah membuat beliau tetap tegar, dan kini semakin menemukan kemantapan dalam berIslam.

Jamaah putra masjid Bani Saud

Sebagian jJamaah pengajian

Pengajian membahas 4 hal, yakni penentuan gerhana matahari dan bulan, awal bulan dalam Islam, waktu sholat dan arah kiblat. Dari ke empat materi, yang langsung menjadi perhatian adalah penentuan arah kiblat. Karena semua jamaah berada di dalam masjid, dan saat itu menjadi saksi mata atas kebenaran arah kiblat masjid yang sama2 dibangaun dan dibiayai bersama ini. Pengajian diakhir sekitar jam 10 malam kurang seperempat.

Revisi arah Kiblat.

Masjid itu bernama Bani Saud, lokasinya terletak di komplek perumahan Josroyo Indah Jaten kabupaten Karanganyar yang secara gegrafis berada pada koordinat: 7°34’29.23″ S, 110°53’52.58″ T, GMT+ 07, dan elev = 111 m dpl.

Data ini setelah dicek mengunakan Accurate Times, azimuth Kiblatnya adalah 294,5° atau 24,5° dari arah barat sejati. Malam itu pula langsung dilakukan pengecekan, dan ternyata kedapatan bahwa arah kiblat masjid Bani Saud Perumahan Josroyo Indah Jaten Karanganyar ini masih kurang ke arah utara sekitar 20°.

Gambar di bawah: warna putih adalah arah kiblat masjid selama ini. Warna Merah adalah arah kiblat yang BENAR, warna cyan adalah arah barat sejati.

Kiblat Masjid Bani Saud

Kiblat Masjid Bani Saud

Padahal, dulu sudah diukur katanya benar. Inilah mayoritas kasus yang menimpa masjid di seluruh Indonesia, katanya dulu sudah diukur, kok sekarang diukur lagi salah, siapa yang benar…? Karena kebanyakan mengukuti arah jalan di depan atau di seputar masjid.

Tentang siapa yang lebih benar, karena memang ilmu dasarnya maka kita harus kembali kepada ilmunya juga. Nah, malam itu ilmu itu dikupas dan para jama’ah diharapkan menjadi lebih faham dan mampu mengamalkan. Dan salah satu pengamalan yang tidak usah menunggu waktu adalah revisi arah kiblat masjid Bani Saud.

Metode koreksi atau revisi ada beberapa cara: pertama, kompas. Dgn kompas dilakukan pengukuran ulang, ternyata ada kesalahan cukup besar. Kompas meski terpangaruh magnet Bumi yang tidak mengarah ke Utara sejati, tetapi kalau kesalahan besar menjadi mudah terlihat.

Kiblat semula dan sebenarnya

Kiblat semula dan sebenarnya

Kedua, koreksi dengan bayangan matahari. Pada kesokan harinya, yakni Jum’at 5 Des 2008, dgn data di atas didapatkan bahwa bayangan matahari atas benda vertikal akan mengarah kiblat kalau azimuth matahari sama dgn azimuth kiblat lokasi itu.

Azimuth Kiblat Masjid Bani Suad adalah 294,5° dari U atau 24,5° dari arah barat sejati, atau maka saat azimuth matahari 114,5° itulah bayangan akan mengarah ke kiblat juga. Dan itu terjadi sekitar jam 08:36 waktu setempat. Semoga ini juga dilakukan, sebab saya sudah tidak di lokasi.

Tetapi tanpa menunggu waktu pagi, malam itu juga, arah kiblat Masjid Bani Saud telah diubah oleh langsung ketua Takmir, pak Bambang yang dimakmumi oleh segenap jama’ah masjid yang hadir. “Biar besok kalau sholat shubuh, sudah benar shoffnya”. Memang hati akan tenang kalau ibadah ini kita paham dasarnya dan tidak sekedar ikut-ikutan.

Kiblat Lapangan tengah

Kiblat Lapangan tengah

Sholat ‘Ied di lapangan tengah:

Menurut warga, di komplek perumahan ada dua lapangan, dan dua masjid besar; masjid Muhajirin danMasjid Bani Saud. Tetapi untuk sholat ‘Ied, baik ‘Iedul Fitrimaupun ‘Iedul Adha dilakukan secara berjamaah di satu lokasi yakni lapangan tengah. Dan mulai sholat ‘Iedul Adha 1429 H besok, penaatn shof sudah mengikuti arah Kiblat yang benar seperti tampak pada gambar di atas. Warna merah adalah arah kiblat yang benar.

Iklan

3 Tanggapan

  1. saya pengen ke josroyo pak guru, kangen solo-karanganyar..he he he…
    eh ilmunya juga bagus koq…

    blogroll kuterima ak guru…terimakasih banyak……

    http://www.nurrahmanarif.wordpress.com

    dawah sami2, pak Nur. salaam…

    Suka

  2. Semoga Kiamat Tidak Dalam Waktu Dekat. Asalkan Kita Percaya Pada Alah Kiamat ITU tidak AKAN TERJADI. ISTIFAR….

    Suka

  3. Knpa skrng pd mbhs’a bdi mta hari ?
    Dan apa yg kmu ktahui tntang bdi matahari ?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: