Menakar Alam

Manusia yang telah diberi jatah usia oleh Allah sang Pencipta Alam Raya ini beraneka ragam karakter dan sifatnya. Ada yang baik dan sebaliknya ada pula yang kurang ajar. Dalam bahasa agama, ada yang sholeh ada yang salah. Tulisan ini saya maksudkan untuk renungan pribadi saja, bila mau ikut juga gak dilarang…

Kita punya ukuran, mungkin berat(=massa) atau bisa juga tinggi badan dan lainnya. Kita tinggal di sebuah kamar, kamar itu ada di dalam rumah, dan rumah kita adalah satu bagian dari beratus bahkan beribu rumah lain di kota kita. Sebuah kota adalah satu dari ratusan kota di sebuah pulau.

Kalau kita mu merenung terus, maka ukuran kita akan tidak pernah sampai kepada ujungnya karena kemampuan kita yang sangat terbatas. Jadi kita ini sebenarnya sangat kecil.

Baiklah, kita batasi saja pada Tata Surya, yakni kumpulan planet dengan satu bintang bernama Matahari. Itulah Tata Surya dimana kita hidup di dalamnya. Berapa besar Tata Surya kita bila kita banding Sistem yang menyusun sebuah Galaksi, galaksi kita adalah Bima Sakti / Milky Way…?

tatasurya_pakarfisika.jpg

Jadi Bumi itu kecil sekali dibanding planet lain seperti Jupite, apalagi Matahari…Waouww…
Lalu berapa sih besarnya Bima Sakti..?

Bima Sakti (dalam bahasa Inggris Milky Way, yang berasal dari bahasa Latin Via Lactea, diambil lagi dari bahasa Yunani Γαλαξίας Galaxias yang berarti “susu”) adalah galaksi spiral yang besar termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total masa sekitar 1012 massa matahari, yang memiliki 200-400 milyar bintang dengan diameter 100.000 tahun cahaya. Jarak antara matahari dan pusat galaksi diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Di dalam galaksi bima sakti terdapat sistem tata surya, yang didalamnya terdapat planet bumi tempat kita tinggal. Diduga di pusat galaksi bersemayam lubang hitam supermasif (black hole). Sagitarius A dianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. Tata surya kita memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit tata surya adalah 217 km/d. Satu detik menempuh jarak 217 kilometer…ck ck ck

Konon, istilah “Bima Sakti” berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan, yaitu Bima. Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihatnya sebagai bayangan hitam yang dikelilingi semacam “aura” cemerlang. Sementara itu, masyarakat Barat menyebutnya “milky way” sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit. Pita kabut atau “aura” cemerlang ini sebenarnya adalah kumpulan jutaan bintang dan juga sevolume besar debu dan gas yang terletak di piringan/bidang galaksi. Pita ini tampak paling terang di sekitar rasi Sagitarius, dan lokasi tersebut memang diyakini sebagai pusat galaksi.

panjang_jawa_pakarfisika.jpg

Klik untuk pembesaran…

———–

Nah gambar di atas ada dua,Tata Surya dan Pulau Jawa. Takaran Alam ini kira2 kalau dihitung pakai matematika hasilnya:

Tata Surya dibanding Galaksi Bima Sakti = 1 cm dibanding 1000 km

Jadi = sebuah neker dibanding sebuah pulau Jawa sebagai radiusnya.

Kalau Tatasurya sebesar kelereng, maka Galaksi Bima Sakti adalah sebesar Bola dengan Radius sepanjang pulau Jawa… pokoknya bayangin sendiri aja…karena saat itu kita ndak jelas seberapa ukuran kita..???

Padahal Galaksi tidak sekedar satu namun Milyaran…

Iklan

9 Tanggapan

  1. yang jelas kecil sekali , malah menurut opini saya seperti butiran pasir
    terus kenapa masih ada yang sombong dan angkuh ya ?
    dan rasanya saya juga seperti itu .

    Suka

  2. yang jelas kecil sekali , malah menurut opini saya seperti butiran pasir
    terus kenapa masih ada yang sombong dan angkuh ya ?
    dan rasanya saya juga seperti itu . tidak ingin munafik

    Suka

  3. ukuran kita…. wah, ndak mampu menghitung betapa kecilnya saya… padahal saya terlanjur sering besar kepala….

    Suka

  4. sama2, mnrut saya kita ntuk malah ngg keliatan sama sekali kalo di liat dari atas galaksi bima sakti. (mang bisa diliat dari atas y).
    tapi, bgung juga yach…..knpa msh ada aj orang yang sombong, padahal kita di dunia ini ngg abadi

    Suka

  5. ALLAHU AKBAR, sungguh teramat sangat kecil hambaMU dibanding kuasaMU ya ALLAH, andai ada orang kaya yang melapisi bumi ini dengan emas, maka hal itu tak ada artinya dibanding kekuasaanMU, dan andai manusia di bumi ini tak ada yang menyembahMU, maka tak akan merubah sedikitpun kuaaMU, ampuni hambaMU ini ya ALLAH yang angkuh dan sombong, yang sesat dan penuh dengan maksiat

    Suka

  6. subhanaallah… luar biasa…..saya sangat takjub dengan tata surya dan galaksi – galaksi yang ada….ternyata…. kita semuanya ini kecil sekali…

    Suka

  7. subhanallah……allahu akbar….Maha besar allah

    Suka

  8. masyaallah…

    alangkah kecilnya kita ini….

    kekeuasaan Allah bner” tak terhingga…

    Suka

  9. Masya Allah…ternyata kita ini hanya butiran noktah debu aja.jdi ga perlu nyombong ya bro…..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: