Miss Arab World 2007

http://www.JawaPos.co.id edisi Sabtu, 28 Juli 2007,
di halaman utama memberitakan perihal Miss Arab World 2007. Di dalam gambar tampil 14 peserta, dua (2) diantaranya pakai kerudung (jilbab) dan selebihnya tidak, saya tidak tahu apakah mereka muslimah atau bukan.
=========================
DUNIA Arab memamerkan sisi kecantikannya dalam kontes Miss Arab World kedua di Kairo, Mesir, sejak Rabu lalu. Menurut panitia, 17 peserta wakil dari 14 negara Arab ikut dalam adu ratu ayu itu. Acara tersebut melengkapi Festival Ke-2 Turisme Arab yang juga sedang berlangsung.

Para juri terdiri atas pakar fashion, kecantikan, turisme, serta akademikus. Finalis dipilih dari sekitar 10.000 peserta yang mendaftar lewat internet. Yang berhak menyandang mahkota bakal ditentukan Jumat malam (Sabtu pagi WIB).

Tema acara tersebut adalah kecantikan dan nilai konservatif. Para peserta itu termasuk dari Mesir, Lebanon, Sudan, Palestina, Maroko, Bahrain, juga Iraq yang sedang perang. Iraq mengirim Mayada Hussein.

Ghada Hassan, 19, gadis Arab Saudi, ikut tampil. Dia sedang belajar di akademi bisnis di Kairo. Ghada mengaku gadis Saudi pertama yang mengikuti kontes itu. Dia pun menunjukkan kegembiraannya dan perkembangannya kepada panitia.

Tanpa mengenakan jilbab, dengan blus lengan pendek dan celana panjang, Ghada mengatakan kepada Xinhua bahwa keluarga dan kerabatnya menyatakan menentang, tetapi akhirnya bisa menerima.

Kontes Miss Arab World pertama diadakan di kota peristirahatan Sharm el-Sheikh pada 2006. Mahkota dikenakan kepada Nadia bin Fadla dari Tunisia, namun kemudian ditarik lagi karena dianggap tidak mematuhi aturan main.

Tentu saja, acara itu tak sepi dari kritik. Wafa Janahi, 23, kontestan dari Bahrain, sempat bimbang ketika kolomnis Jaffer Abbas menulis di Akhbar Al Khaleej bahwa keikutsertaannya merendahkan perempuan. Dia sempat memilih mundur, meskipun kemudian mengubah pikirannya.

“Bukannya tak mungkin saya berangkat, mungkin, mungkin saya akan pergi. Saya ingin orang tahu saya pergi bukan untuk kecantikan, tapi untuk menunjukkan perempuan Bahrain berpendidikan dan berkebudayaan,” katanya ketika memutuskan berangkat.

Warna perang ikut memengaruhi kontes kecantikan itu. Pebisnis Lebanon Johnny Fadallah menuntut panitia penyelenggara di Mesir karena diduga membajak merek Miss Arab World. Dia mengklaim memiliki hak internasional dan merencanakan kontes Miss Arab World di Lebanon pada Desember 2006. Tapi, itu dibatalkan setelah Israel menyerang Lebanon.

“Mereka memanfaatkan krisis di Lebanon sebagai kesempatan untuk mengambil untung…” katanya kepada Gulf Daily News.

Iklan

18 tanggapan untuk “Miss Arab World 2007

  1. saya kurang setuju dengan adanya kontes itu. seharusnya orang timur bisa mempertahankan budayanya. kalupun ingin mengadakan kontes seperti itu, penilaian dan aturannya berpedoman pada kaidah-kaidah islam.

    Suka

  2. Saya sudah lihat pemenangnya, Miss Bahrain, Cantik… Peristiwa ini juga pernah terjadi dalam ajang Miss World 2002 Azra Alkin Peserta asal Turki keluar menjadi pemenang, padahal dia adalah satu2nya peserta Muslimah pada saat itu.

    Suka

  3. gak semua orang arab itu muslim, mereka banyak nasrani dan yahudi, bisa dilihat di israel, mesir , lebanon, yordania dan negara timur tengah lainnya !!!

    jadi jangan berfikir wajah 2 arab adalah muslim semua!!!

    Suka

  4. Yang penting niatnya, kalo bukan untuk buka-bukaan ya aq setuju2 aja………

    Tapi kalo niatnya buat buka2an berarti juri2nya itu loh yang otaknya ngeres.. soalnya kan kategori penilaiannya kan para juri dah tau……Terus kalo emang para juri gak setuju kan gak akan ada acara buka2an. Kalo penyelenggara tetap mau ada buka2an nya y udah jurinya boikot aja tuh acara…. biar gak ada juri…..

    Btw katanya orang arab tuh laki2nya kayaknya pada kunap semua… soalnya kan banyak tkw kita yang muslim (soalnya yang nasrani kayaknya gak kan mau ke sana) dijadiin pelacur disana

    so kurasa emang gara2 gak tahan aja orang tuh pengen juga ngelihat body2 yang aduhai berlenggak-lenggok di atas pentas kayak missworld…. kalo nengok langsung k missworld kan gak enak orang tuh…..

    jadi para toke minyak d sana buat acara sendiri, kan banyak duit orang tuh

    Suka

  5. Saya mau koreksi dikit

    Kayaknya pemakaian jilbab bukan merupakan budaya Timur, tapi merupakan budaya Timur Tengah. Jilbab atau kerudung di pakai oleh wanita di Timur Tengah, seperti Negara Arab dan bahkan bangsa Yahudi dulu.

    Jadi Jilbab / Kerudung bukan budaya Timur. Karena hampir semua bangsa di Timur tidak mengenal kerudung atau jilbab. Makin ke timur, kerudung malah tidak dikenal.

    Bangsa Timur yang mengenal semi kerudung:
    1. India, Afganistan, Pakistan dan Bangladesh (dulu satu kerajaan)
    Yang tidak mengenal kerudung sama sekali:
    1. China, Jepang, Korea
    2. Bangsa di Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Malaysia. Lihat pakaian adat asli kita dan Malaysia. Tidak ada Jilbab dan Kerudung khan. Jilbab dan kerudung masuk ke Indoensia dan Malaysia melalui penyebaran agama Islam. Dari Awalnya tidak

    Jadi kalau ada ayang mengatakan tidak berkerudung tidak sesuai dengan budaya Timur adalah salah besar. Harusnya tidak sesuai dengan budaya Timur Tengah.

    Demikian penyampaian saya. Mudah2an istilah budaya Timur bisa dibedakan dengan budaya Timur Tengah.

    Suka

  6. Apakah anda pernah belajar sejarah? Di Indonesia budaya dangdut dicerca krn menampilkan goyang seksi yg menonjolkan aurat wanita, padahal di Arab sejak ratusan tahun lalu sudah ada Asmahan, tari perut yg tidak hanya menonjolkan perut, tetapi juga aurat buah dada, paha, keseksian tubuh wanita. Ini sudah ada di Arab ratusan tahun sebelum adanya dangdut. Mengenai kontes miss Arab, anda salah kalau dibilang meniru dunia barat. Apa yg terjadi di dunia Arab adalah muncul dari hasil perkembangan budaya setempat. Malahan di Eropa/Amerika ratusan tahun lalu tidak mengenal hal2 yg berbau sexy. Dunia Eropa/Amerika ratusan tahun lalu sangat konservatif dan religius krn dipengaruhi oleh agama. Dunia barat yg sekarang lebih bebas krn mereka kurang peduli dg agama.
    Bangsa Indonesia yg pengetahuan/pendidikannya termasuk golongan terendah di peringkat dunia mengira bahwa dunia Arab identik dengan Islam. Jika anda pernah ke Arab utk naik Haji tentu suasananya lain jika anda pergi dalam rangka wisata/bisnis. Negara-negara Arab yg luas (bukan hanya Mekkah dan Madinah) akan membuat mata anda terbuka, bagaimana bangsawan dan penguasa Arab hidup dalam kegemerlapan dunia dan gelimang dosa.
    Bung Arief, wawasan yg anda buka ttg kerudung bagus, menambah wawasan rekan kita bangsa Indonesia di sini. Kapan-kapan akan saya tambahi lagi oleh-oleh pengalaman kami tinggal di dunia Arab.
    Semoga bangsa Indonesia bangkit dari keterpurukan krn kebodohan.

    Suka

  7. Kalau anda suka lihat dunia Arab sexy dan punya antena parabola, silakan tuning ke satelit Telstar10 (Apstar2r) di 76 derajat Timur. Diapit satelit ABS1 dan Thaicom 2/5. Cari Frekuensi 3760 Horizontal 28066. Channel Mazz (Zoom). Free To Air. Siaran Gratis 24 jam.
    Utk channel dunia Arab lain yg lbh heboh, akan diposting segera.

    Suka

  8. ini bukan pengaruh2 budaya tp mang sebelumnya kebudayaanya seperti itu ya wajarlah kalo kalo ad yang seperti itu apakah semua arab itu baik kan belom tentu, pa lagi orang gengsinya gede dulu kan banyak penganut paganismenya ya sampek sekarang pun masih kuat walau di pewajah keislaman ya cuman ga di publikasikan aja

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s