Inilah GMT 2016 dari Solo

Transit Planet Merkurius 2016

Transit Merkurius 2016

Transit Merkurius 2016

Pada Senin, 09 Mei 2016, Planet Merkurius akan melintas di permukaan Matahari, namun tidak terlihat dari Indonesia kecuali wilayah barat-laut pulau Sumatera. Peristiwa Transit Merkurius ini adalah yg pertama sejak 2006. Fenomena di mana sebuah planet transit atau melintas di permukaan Matahari sangat jarang terjadi. Dari Bumi, fenomena transit planet Merkurius dan Venus saja yang dapat kita amati. Transit planet Merkurius dapat terjadi sebanyak 13 kali dalam kurun satu abad (100 tahun) dan terjadi di awal Mei atau Nopember.

Baca lebih lanjut

Video Full Fase GMT 2016 – (GMS di Solo)

GMT 2016: Lab Fisika Raksasa

GMT-Indonesia-2016

GMT-Indonesia-2016

Momen gerhana matahari total (GMT) kembali akan menyambangi sebagian wilayah Indonesia pada 9 Maret mendatang. Fenomena alam ini pernah muncul sekitar 33 tahun yang lalu. Menyikapi kejadian langka ini, pemerintah diharapkan tidak melarang masyarakat melihat matahari seperti pada 1983.

Baca lebih lanjut

Cara Nonton & Motret Gerhana Matahari Total 2016

GMT 2016 ‘serupa’ GMT Era Rasul SAW

GMT - Indonesia

GMT – Indonesia

GMT 2016 “sama persis” dengan GMT Era Rasul SAW. Apa maksudnya? Ada yang patut kita pahami sebelum kita sampai pada fenomena langka, Rabu 9 Maret GMT 2016. Apa itu? Yakni GMT yang pernah terjadi di Era Rasulullah Muhammad SAW. Bagi kita yang tidak terlintasi fase totalitas pada GMT 2016 ini, di sana kita akan mendapatkan fase yang langka dan bila kita telusur, kita akan merasakan suasana sebagaimana yang dirasakan Rasulullah SAW dan para Sahabatnya ketika juga sama2 terjadi GMT pada era itu. Kala itu merupakan fenomena GMT pertama kali, suasana duka terjadi karena Ibrahim bin Muhammad SAW Allaah SWT taqdirkan meninggal dunia. Rasul SAW menegaskan bahwa Gerhana adalah Ayat Allaah dan tidak ada kaitannya dengan hidup-matinya seseorang…

Baca lebih lanjut

Syafaq Ahmar versi SQM

Syafaq Ahmar

Syafaq Ahmar

Dalam kajian rutin PRM Ketitang di Masjid Asy-Syifaa Bendo Ketitang Juwiring Klaten, pak Tomo dari Taji mempertanyakan akurasi Waktu Dhuhur yg dinilai terlalu dini. Alasannya saat adzan Dhuhur, pak Tomo melihat Matahari belum zawal. Saya jawab Waktu Dhuhur sudah akurat. Bencet masdjid Tegalsari jadi alat buktinya. Edisi ini saya urai Awal Isyaa versi SQM, dan sudah akurat.

Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 4.926 pengikut lainnya