Imanda Nyata vs Imanda Maya

Imanda: Maya vs Nyata

Imanda: Maya vs Nyata

Sekitar jam 13 siang, wartawan TV One (mas Sholahuddin) datang dan menanyakan keabsahan meninggalnya Alumni. Alumni Assalaam..? Siapa namanya..? Dijawab, Imanda Amalia, kena tembakan pada kerusuhan di Mesir ! Info masih simpang siur, maka kami mencoba konfirmasi ke Assalaam. OK, coba saya telepon Imanda…

1. Imanda Maya:

Mulanya saya juga coba membuka mBah Google, dan menulis kata Imanda Amalia, ternyata nama Imanda Alumni Assalaam menempati urutan no 1. Tertera di FBnya info, alumni Assalaam dan kini S2 di UGM.

Imanda Alumni PPMI Assalaam yg masih S2 di UGM, ternyata menjawab telepon saya. Dia sehat dan masih aktif kuliah…

Mas Sholahudin segera lapor ke TVOne Pusat dan segera diklarifikasi. Sembari pamit, minta ijin untuk mengambil gambar suasana Ma’had dengan latar santri yg sedang pulang dari masjid.

Akhirnya (5/2),  level teratas Google adalah salah satu berita terkait Imanda sebagai berikut ini:

‘Imanda’ Kisah Rekaan Dunia Maya

Imanda...?TEMPO Interaktif, Jakarta – Untunglah Imanda Amalia, wanita asal Indonesia berusia 28 tahun yang dikabarkan tewas di Kairo, Mesir, dua hari lalu, cuma tokoh rekaan di dunia maya. Nyatanya, hingga kemarin tak ada warga Indonesia yang meninggal akibat pergolakan di Mesir.

Kabar bohong ini diketahui setelah Kementerian Luar Negeri mati-matian mencari jadi diri Imanda sejak dua hari lalu. Mulai Kedutaan Besar Indonesia di Mesir hingga markas The United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) di New York, Amerika Serikat. UNRWA adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani korban konflik di Palestina. Tapi tak ditemukan identitas Imanda.

“Ini konfirmasi dari PBB di New York, UNRWA di Kairo, UNRWA di Amman, dan PBB di Jakarta. Jadi tak ada nama itu sebagai staf UNRWA,” kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Bahkan Kementerian sampai mencari tahu kebenaran informasi di jejaring sosial bahwa wanita beranak satu itu warga Australia. “Tadi pagi saya sudah dapat konfirmasi dari pemerintah Australia bahwa nama tersebut tak ada dalam daftar warga negara Australia.”

Cerita soal Imanda pertama kali dimunculkan pada Kamis siang lalu di akun Facebook milik Science of Universe oleh Pumy Kusuma. Imanda diceritakan tewas di tengah baku tembak di Kairo. Sebelum tewas, ia sempat mengirim pesan lewat BlackBerry Messenger kepada Pumy yang mengabarkan baku tembak. Tokoh ini disebut lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada yang bekerja di UNRWA sejak 7 Juli 2010 untuk Gaza. Imanda juga disebut berayah Indonesia dan beribu asal Australia.

Kabar kematian itu cepat menjalar di jejaring sosial Facebook, Twitter, mailing list, dan portal-portal berita di Indonesia. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai menanyakan kebenaran kabar kematian Imanda kepada Marty pada Kamis lalu.

Namun tak ada nama itu di Pascasarjana Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM. “Ada Imanda angkatan 2010 dan bukan relawan atau staf UNRWA,” ucap Suryo Baskoro, juru bicara UGM, kepada Tempo kemarin.

Tak pelak Imanda Amalia “asli” ketiban repot. Media massa mencarinya. Bahkan UNRWA pun menghubungi dara 24 tahun ini. “Berita itu hoax,” katanya kemarin, sambil tertawa. Ia lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, dan belum pernah pergi ke Mesir. Ia tahu namanya jadi perbincangan setelah ustadnya di Pesantren Assalam menelepon, menanyakan kondisinya. Sang ustad mendapat kabar dari reporter televisi swasta.

sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/02/05/brk,20110205-311191,id.html

2. Imanda Nyata:

Imanda Amalia alumni PPMI Assalaam yang masih kuliah S2 di UGM adalah salah satu dari 3 di bawah ini:

Imanda Amalia (limited)

Imanda Amalia (limited)

Foto saya edit, karena Imanda tidak mengizinkan untuk ditampilkan secara normal.

Kamis sore juga datang 3 wartawan lagi dan menyakan soal yg sama. Terakhir Humas UGM menelpon (misscall) saat saya sholat ashar, dan saya hubungi balik. Ternyata Pak Suryo Humas UGM, katanya ditanya beberapa wartawan juga soal Imanda Mhs S2 di FK.

Kepada Pak Suryo, saya jelaskan bahwa Imanda benar aluni Assalaam dan selepas S1 di Solo melanjutkan S2 di UGM. Tetapi dia sehat2 saja, dan saya barusan ngobrol. Akhirnya pak Suryo minta no Imanda dan saya kasih setelah sebelumnya saya berikan info ke Imanda, kalau2 akan dihubungi pihak kampus nantinya.

Jum’at malam (4/2) akhirnya Imanda Amalia sms ke saya, intinya mohon do’a agar urusan segera clear, karena di telp dan sms dari banyak wartawan, bahkan juga dapat sms dari PBB katanya.

Terakhir saya ditanya soal Imanda, oleh Radar Solo pada Sabtu (5/2). Selanjutnya mas Labib dari Radar Solo menanyakan kondisi alumni Assalaam yg masih kuliah di Mesir.

Selektif – Cek n Ricek:

Pelajaran dari ‘Imanda Amalia’ adalah ilmu TABAYUN. Apalagi, di zaman yg mutakhir ini, berita bisa muncul darimana saja dan kapan saja …

Setiap informasi yg kita terima, mestinya kita tabayun terlebih dahulu (cek n ricek) keabsahannya, sebelum kita menyebarkannya. Al-Qur’an menegaskan dengan jelas pd salah satu ayatnya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Wahai orang-orang yang Beriman, apabila datang seorang fasiq dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena suatu kebodohan, sehingga kalian menyesali perbuatan yang telah kalian lakukan (al-Hujurat:6)

Selengkapnya, di tulisan Abah Zacky (alm): Tabayun

About these ads

8 Tanggapan

  1. Ijin baca 2 kali mas…
    aku koq gak mudeng yah ?

    soalnya aku nggak ngikutin awalnya

  2. Berita ‘busuk’ semacam ini banyak sekali dan sayangnya media main sebar saja tanpa cek & ricek. Berita ‘busuk’ serupa sempat meresahkan kalangan PNS Guru tentang Keppres yang menyebutkan gaji baru bagi guru yang mencapai 9,5 juta tanpa pensiun. Ternyata berita itu ‘hoax’, dan sayangnya, sekali lagi media hanya mau hebohnya saja tanpa menyadari bahwa berita ini tidak benar.

  3. wah…usatadzah Imanda jadi top center hehe alhamdulillah kalau beliau sehat wal afiat :D

  4. tabayun,cek n ricek, tipi/media ga pake itu terkadang soalnya yg penting bisa ndongkrak berita sesaat

  5. dan akhirnya terklarifikasi sudah Imanda :)

  6. kasian si mandu… jadi femes tapi kok femesnya nggak enak ya??? ptama denger namanya juga, aq ko.. ky knal….
    re check…. dy khan d jogja… baru inget belum lama ktemu ‘njagong’ di mantenan temen se Mts…

  7. emh bisa begitu ya…. harus selalu waspada!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 107 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: