Hilal awal Rojab 1430 H, hari pertama yakni Selasa 23 Juni 2009 gagal termati di semua wilayah Rukyah di Indonesia. Hilal hari kedua, pasti terlihat asal tidak mendung total. Dan di Klaten, saya juga bisa mengabadikan meski sesaat sebelum maghrib dan sesaat setelah maghrib. Berikut laporan Rukyah, baik yang saya lakukan maupun oleh perukyat lain…
A. Laporan Saya, Rabu, 24 Juni 2009:
1. Lokasi pengamatan :
- Bendo – Ketitang – Juwiring – Klaten, INDONESIA.
- Lattitude: 7° 41′ S
- Longitude: 110° 44′ E
- Time Zone: GMT+7
- Elevation: 98 m
2. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
- cerah, terdapat sebaran awan/scatter clouds.
3. Alat yang digunakan :
- Naked eye
- Binokuler TASCO 7×35 mm
- DSLR Canon Camera
- Rubu’ al-Mujayyab
- Hilal Tracker
4. Sunrise :
- 05:32 LT (Versi SNP)
- 05:30 LT (Realita ada puncak Gunung Merapi)
5. Hilal :
- pertama kali terlihat @ 17:25 LT pada alt= 21°55′
6. Orientasi Bulan Hilal Tua :
- pada 5 -8
7. Warna Hilal Tua :
- Awal terlihat berwarna “Putih Abu-abu”
8. Foto sebagai berikut :
9. Referensi waktu :
- Nokia 9300i
B. Laporan Rukyah di sana-sini:
- Pak Moeid di Gresik Hari ke 1
- Pak Moeid di Gresik Hari ke 2
- Napak Hilal di Bandung Hari ke 1
- Napak Hilal di Bandung Hari ke 2
-
Pencari Hilal di Bogor
C. Laporan Rukyah Hilal Rojab 1430 H Nasional:
D. Laporan Rukyah Hilal Rojab 1430 H Internasional:
DIarsipkan di bawah: Amaliyah, Astronomi, Falak, Hilal, Sekilas Info | Ditandai: Astronomi, Astronomy, Berita, Bulan, Falak, Fotografi, Hilal, Hisab, Ilmu Falak, Info, islam, Kalender Hijriyah, Pendidikan, pesantren, Rukyah










jadi kapan ramadhan tiba?