Video Mukjizat Abad XX

Bulan Ramadhan, bulan bertuah, bulan ibadah, bulan mujahadah, bulan rohmah, bulan maghfiroh, bulan al-qur’an dan bulan lailatul qodr. Sepantasnya kita bersyukur, manakala sebagai ummat Islam di Indonesia, kita bisa merasakan kebersamaan dalam menjalankan ibadah ramadhan. Meski ada selisih sangatlah kecil. Selebihnya kita bisa bersama.

Dalam mengisi bulan suci Ramadhan, banyak kegiatan yang bisa di lakukan: Sholat Tarawikh, Tadarus Al-Qur’an, Kuliah Tujuh Menit, belajar bahasa Arab dan sejenisnya.

Berikut ada koleksi Mukjizat Abad XX, yakni si anak Ajaib: Muhammad Hussein Thabataba’i. Dia baru berusia 3 tahun saat sang ayah mengajarinya membaca al-Qur’an. Tetapi dalam waktu tidak lebaih dari 3 tahun, ia telah mampu membaca al-Qur’an dengan fashih dan bahkan dia mampu menghafalkannya.

Tidak sekedar itu, dia secara autodidak (menurut penuturan sang ayah), belajar memahami isi kandungan al-Qur’an yang 30 Juz 114 surat itu. Berikut sebegian video Husein ketika diuji hafalannya oleh para Huffadz:

1. Mukjizat Abad XX – 1/3:

2. Mukjizat Abad XX – 2/3:

3. Mukjizat Abad XX – 3/3:

Komentar para Tokoh, antar lain:

1. Mohsen Qiraati, Mufasir kontemporer Iran.
“Saya telah menggeluti Al-Quran selama lebih dari 20 tahun, namun kini kembali menjadi murid yang harus menulis catatan di buku pelajaran. Apa pun yang ia (Husein) katakan, saya catat. Saya dengan bangga menyatakan diri sebagai murid dari guru yang masih berusia 5 tahun ini.”

2. Ayatullah Hashemi Rafsanjani, Mantan Presiden Iran, penulis kitab tafsir ‘Rahnama’.
“Sayyid Husein memiliki kemampuan yang sangat menakjubkan dan para peneliti seharusnya melakukan penelitian mengenai bagaimana metode Husein dalam menghafal dan memahami Al-Quran.”

3. Dr. Arief Rachman, MPd.
”Keteladanan menjadi kunci utama dalam proses pendidikan, tanpa keteladanan pendidikan hanya akan menjadi ”transfer of knowledge” tapi tidak ”transfer of value”. Kisah dalam buku ini sangat baik untuk dijadikan ibrah (pelajaran), dalam hidup dan kehidupan kita.”

4. Ustad Kamaluddin, Mubaligh dan Guru Agama Islam SMPN 254 Jakarta.
“Membaca buku ini, hati saya bergetar, mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat kita sebagai orang tua untuk mencetak anak-anak pencinta Al-Quran.”

Subhanallah wal hamdulillah…[+]

About these ads

4 Tanggapan

  1. iyah tuh. keren abis tuh. seumur itu udah apal semua. katanya siy gara2 bonyok nya emang terbiasa make bahasa alquran di rumah. emang bebener subhanallah deh…

  2. pak ustad, ramadan kareem.walau jauh kita saling menatap bulan yang sama dan mendapat keberkatan rahmat yang sama.ameen.

  3. Subkhanallah,…………………
    Allahuakbar,………………………………………..

  4. pak ustad, boleh kan sharing videonya :), subhnallah…., pingin rasanya punya anak seperti itu….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 108 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: